Selasa, November 29, 2022
Google search engine
BerandaEast JavaDinkes Jatim Ajak Masyarakat Aware Tanggulangi TBC

Dinkes Jatim Ajak Masyarakat Aware Tanggulangi TBC

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim mengajak masyarakat untuk bersama-sama aware terhadap penyakit tuberculosis (TBC), penyakit bakteri menular yang berpotensi serius mempengaruhi kinerja paru-paru. Apabila tidak ditangani dengan tepat, TBC dapat menimbulkan berbagai kompilasi berbahaya hingga menyebabkan kematian.

“Tuberculosis tidak mengenal ras, suku, dan jenis kelamin. Semuanya bisa kena dan semuanya punya faktor resiko. Karena itu tantangan kita di norma sosial adalah stigma terhadap pasien-pasien TBC,” kata Kepala Seksi Pencegahan Penyakit Menular Dinkes Prov Jatim, Sulvi Dwi Anggraini, Selasa (6/9/2022).

Dikatakan Sulvi, beberapa tindakan yang diperlukan untuk menanggulangi TBC antara lain mengoptimalkan yang sudah dicapai dan mengakses yang belum terjangkau. Salah satu tantangan dalam menanggulangi TBC adalah menemukan kasus yang undetected. Undetected berarti kasus TBC yang tidak terdeteksi.

Salah satu cara mengatasi tantangan tersebut adalah dengan peningkatan kapasitas faskes dan pencatatan data TBC. “Kita selalu melakukan validasi data, selalu melakukan monitoring evaluasi kepada seluruh teman-teman di puskesmas, rumah sakit, klinik, BPM,” ujar Sulvi.

Lebih lanjut dikatakannya, Urgensi dari TBC memang sudah ditangani dengan mengajak 7 sektor dari kepemerintahan daerah bersama-sama mencapai target vaksinasi TBC.

“Sementara dari menteri kesehatan sendiri menyampaikan bahwa, butuh keseriusan untuk menangani TBC dan menyatakan selama pandemi covid-19, TBC tidak boleh dilupakan,” pungkasnya.

Menurut Sulvi, pada peraturan presiden (Perpres) Nomor 67 tahun 2021 dijelaskan bahwasannya pemerintah harus bergerak cepat dalam upaya penanggulangan TBC. Sasaran dari pelaksanaan perpres ini yang pertama adalah kementerian atau lembaga, yang kedua pemerintah daerah, dan yang terakhir adalah masyarakat.(wh)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments