Yovie, Romantisme, dan Makna Cinta

Yovie, Romantisme, dan Makna Cinta

 

Tak banyak komposer berbakat di Indonesia. Dari yang sedikit itu, Yovie Widianto salah satunya. Musisi asal Bandung itu telah melahirkan banyak lagu hits dan mengorbitkan talenta-talenta muda.

Rabu (12/3/2014) malam, Yovie kembali membuktikan diri pantas dinobatkan sebagai komposer papan atas di Tanah Air. Lewat konser bertajuk Yovie And His Friend yang digelar di the Foundry 8, SCBD, Jakarta Selatan, Yovie kembali melantunkan lagu-lagunya yang dikenal romantis dan penuh makna cinta.

Yovie membuka penampilan pada pukul 21.30. Ia yanh mengenakan setelan jas berwarna hitam langsung ambil posisi dibelakang keyboard. Alunan nada Cerita Cinta dan Soulmate pun mengalun dari jari jemarinya yang piawai melahirkan lagu-lagu romantis.

Dua lagu yang dimainkan Yovie secara instrumental dianggap cukup sebagai pemanasan konser romantisnya. Ia pun memanggil kompatriotnya di Kahitna, Hedy Yunus, yang langsung menghunus hati para penonton lewat lagu Suratku.

“Lagu ini belum zamannya email, dulu pakai kertas, kalau pakai email nggak seru kali, ya,” cetus Yovie yang disambut tawa Hedy dan ratusan penonton yang hadir.

Yovie dan Hedy tak membiarkan penonton larut dalam tawa. Selang beberapa menit kemudian, lagu Mengertikah dan Kekasih Sejati dibawakan Hedy secara medley. Bisa ditebak, suasana romantis menghanyut di arena konser.

Usai dengan lagu bertema cinta, posisi Hedy sebagai pembawa lagu-lagu Yovie pun digantikan oleh Rio Febrian. Lagu berirama up beat berjudul Bagaimana, Dia Milikku dan The Girl Is Mine sukses membuat penonton sedikit bergoyang santai.

Atmosfer romantis yang membuat hati penonton meleleh kembali tercipta kala Mario Ginanjar naik pentas. Mario melantunkan lagu yang populer dibawakan oleh Rossa berjudul Terlalu Cinta, Bunga Cinta Lestari dan Katakan Saja.

“Malam ini galau semua, ya,” ucap Mario menyapa penonton di atas panggung. Spontan teriakan para penonton membahana.

Mario kembali berganti posisi dengan Marcell. Penyanyi berkepala plontos itu berdiri dihadapan para penonton dengan ‘senjata’ lagu cinta dan melankolis yang tak kalah ampuh dari Hedy Yunus, Mario Ginanjar dan Rio Febrian’.

Penonton langsung dibuat histeris kala Marcell menyanyikan lagu Satu Mimpiku dan Peri Cintaku. “Waktu ngasih lagu Peri Cintaku ke Marcell, dia ngerti banget cara nyanyiin lagu yang temanya tentang cinta beda agama,” timpal Yovie meledek.

Yovie Widianto sukses menghibur penonton yang memadati arena konser dengan lagu-lagu hits ciptaannya yang dinyanyikan dengan baik oleh 4 penyanyi cowok tersebut. Konser berdurasi 1,5 jam itu tampak spesial karena Yovie membawakan separuh dari lagu-lagu hitsnya seperti Mantan Terindah, Pastikan, Indah Kuingat Dirimu, Bukan Untukku, Janji Diatas Ingkar (Mendua), Kini, Untukku, Seandainya Aku Bisa Terbang, dan Sebatas Mimpi.

Sebagai penutup, Yovie mengajak Marcell, Hedy Yunus, Rio Febrian dan Mario Ginanjar untuk menyanyikan lagu Merindu Lagi yang dipopulerkan Yovie & Nuno.(lp6/wh)