Yang Beda dari Kalung Kain Perca

Yang Beda dari Kalung Kain Perca

Pelatihan cluster creative industry aksesoris Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall. foto: arya wiraraja/enciety.co

Memanfaatkan limbah kain perca batik menjadi gelang jadi. Tema itulah yang diusung dalam pelatihan cluster creative industry aksesoris Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Sabtu (17/3/2019). Acara tersebut dipandu Yayuk Surat, owner K&R.

Yayuk menjelaskan, pelatihan kali ini fokus membuat gelang kain perca “Bahannya kertas karton . Selain itu, kita juga ajak peserta pelatihan bisa memilih kain perca. Mulai dari motif dan serat kain yang cocok untuk diolah jadi gelang,” tegas Yayuk.

Terkait bahan, Yayuk menjelaskan, di antaranya kain perca batik, pernis, lem putih perekat, karton, dan kawat weyer . Untuk cetakan, perlu diasiapkan beberapa botol bekas dengan bentuk unik, seperti dengan bentuk segi tiga, segi empat dan segi enam.

Yayuk lalu menjlentrehkan cara membuatnya. Pertama, gulung kain batik dan karton secara perlahan. Pastikan diameternya sama supaya bentuknya menarik. Setelah itu, lilitkan pada cetakan dan lekatkan dengan lem perekat.

“Setelah kering keluarkan kalung dari cetakan. Lalu hiasi dengan kawat weyer,”ujarnya. (wh)