Juni, XL Targetkan Retuning Tuntas

 

XL Targetkan Retuning Tuntas Juni 2014

Semenjak merger, XL dengan Axis belum menyuguhkan jaringan menjadi satu. PT XL Axiata Tbk berupaya melakukan retuning jaringan agar bisa memberi pelayanan satu atap, antara pengguna XL dan Axis.

Corporate Communication East Region Putro Pamungkas,  Selasa (13/5/2014) mengungkapkan, target Juni retuning ini sudah bisa dilakukan. Retuning itu butuh waktu yang panjang dan sulit, karena harus mernyatukan dua jaringan yang berbeda,” katanya.

Saat ini baru pelanggan Axis yang on net dengan XL, sebaliknya pengguna XL belum on net dengan pengguna Axis. Pihak XL berharap, bila jaringan sudah on net, dipastikan akan memberi pelayanan optimal kepada pelanggan.

Beberapa kendala yang disampaikan Putro Pamungkas adalah mencocokkan dua BTS yang awalnya berbeda operator seluler ini. “Kita masih mencari konekting dari BTS yang awalnya berbeda frekuensi utnuk dijadikan satu jaringan. Jadi, membutuhkan waktu untuk menyelesaikannya,” ungkap  Putro.

Terpisah, GM Area East 1, Desy Sari Dewi menyatakan target awal penuntasan retuning ini adalah kuartal ketiga. Tetapi pihak XL berharap pada akhir kuartal kedua ini sudah bisa dituntaskan. “Saat ini kita sedang mengejar semua bidang garapan, termasuk retuning agar sebelum kuartal ketiga sudah selesai,” ungkapnya.

XL lebih memilih daerah yang memiliki jaringan kuat dan coverage luas, tetapi jumlah pelanggannya secara revenue masih minim. Dipilihnya daerah ini untuk menghindari conges (kerusakan) jaringan. Selain itu juga untuk menghindari bentrok jaringan XL dengan Axis dan berdampak pada pelayanan.

Tetapi skala nasional, XL juga melakukan retuning ini di Jakarta. Tujuannya untuk melihat apakah retuning di kota besar dengan jumlah pelanggan besar ini berdampak pada jaringan atau tidak. Bila memang tidak ada conges jaringan, dipastikan akan diterapkan secara nasional di kota-kota besar.

XL lebih memilih BTS milik perusahaan untuk retuning jaringan dengan Axis, meskipun disekitar area terdapat BTS milik Axis. Bukan karena milik Axis kurang secara kualitas, tetapi kita sudah menguji BTS milik perusahaan, dan sudah teruji betul,” tutupnya. (wh)