XL Belum Satukan Produk Axis

 

XL Belum Satukan Produk Axis

PT XL Axiata (XL) belum menyatukan produk yang dihasilkan Axis pasca akuisisi pada akhir kuartal pertama tahun ini. XL saat ini menjadikan produk Axis sebagai salah satu brand sebelum ditentukan penggabungan produk.

Pihak XL masih melakukan migrasi jaringan maupun jangkauan yang diperkirakan paling lambat tuntas pada kuartal pertama tahun 2015. Sementra saat ini sudah tercapai beberapa daerah yang secara jaringan maupun jangkauan sudah tercapai.

”Sekarang memang belum ada penyatuan nama untuk produk yang dimiliki Axis pasca akuisisi. Sementara semua produk Axis menjadi brand (merek) dari XL,” kata Direktur Service Management XL Ongky Kurniawan dijumpai disela-sela XL Future Leader di Gedung Rektorat Kampus C Universitas Airlangga,, Selasa (3/6/2014)

Ongky mengungkapkan, jaringan keduanya sudah on net. Dimana pengguna Axis sudah bisa menggunakan jaringan XL, demikian juga sebaliknya.

Penggabungan satu jaringan ini telah menetapkan pricing (tarif) komunikasi keduanya. Dimana pengguna Axis saat menghubungi XL sebesar Rp 1.500/ menit. Sedangkan pengguna XL ke Axis ditetapkan Rp 1.750/ menit.

Pricing ini sudah dilakukan sebelum akuisisi,” jelasnya.

Tentunya dengan sistem yang sudah on net ini, telah dilakukan migrasi jaringan dari Axis menuju XL. Ongky menegaskan penggabungan ini sudha dilakukan enam bulan lalu, sebelum merger dan hasilnya paling lambat akan dinikmati kuartal pertama tahun 2015.

”Migrasi yang kami lakukan, dengan menaikkan jaringan Axis ke XL, guna mendapatkan coverage (cakupan) yang lebih luas dan banyak. Selanjutnya jaringan Axis di-shut down agar tidak terjadi kongesti network (jaringan),” ungkapnya.

Menyingung pricing, EVP East Region Titus Dondy mengungkapkan bila saat ini belum ada formula baru. ”Kaitan pricing akan kita lakukan setelah semuanya tuntas. Kalau menyangkut billing system (sistem pembayaran) tidak ada masalah,” ungkapnya.

Lebih lanjut untuk jaringan yang sudah on net di East Region, sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Seperti di wilayah Madura, Surabaya, dan Malang sudah on net. Titus menambahkan, sepanjang traffic migration ini tidak ada gangguan.

Seluruh pengguna XL maupun Axis telah diberitahukan akan adanya traffic migration. ”Sepanjang traffic migration di East Region tidak ada gangguan terhadap pelanggan,” tegasnya. (wh)