Xenia dan Avanza Kuaisi Pasar Mobil Bekas

 

Xenia dan Avanza Kuaisi Pasar Mobil Bekas

Pasar mobil bekas di Surabaya dikuasai Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza. Hingga hingga April 2014, market share mencapai 35-40 persen. Dimana untuk pasar mobil bekas hingga April kemarin sebanyak 2.000 unit untuk semua brand.

Kepala Cabang Mobil 88 Tri Bayu mengungkapkan, pasar Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza saat ini berlomba sebagai market leader untuk mobil bekas. Diperkirakan hingga akhir tahun ini pasar kedua jenis kendaraan ini masih menjadi leading.

”Kalau kita melihat, pertumbuhan mobil bekas di Surabaya berkisar antara 30-40 persen. Dimana tahun lalu penjuaan mobil bekas mencapai kurang lebih mencapai 2.000 unit,” katanya disela-sela Bursa Oo Seken (BOS) di Parkir Timur Plaza Surabaya, Minggu (8/6).

Pasar Xenia sejauh ini masih tinggi meski gempuran kendaraan low cost green car (LCGC/ kendaraan murah ramah lingkungan) cukup tinggi. Tri Bayu mengakui selera pasar tidak bisa dibohongi meski kendaraan jenis LCGC mulai membanjiri Indonesia.

Hal senada disampaikan Marketing Division Head PT Astra Inernasional Tbk, Hendrayadi Lastiyoso. Menurut dia, masuknya LCGC membawa dampak yang cukup besar. Setidaknya untuk pasar low MPV bekas tergerus dari 42 persen turun hingga 39 persen secara nasional.

“Umumnya hanya terjadi pada awal tahun mengalami penurunan akibat nongolnya mobil LCGC. Selanjutnya penjualan mobil bekas masih stabil baik, terutama untuk Xenia baik nasional maupun didaerah,” ungkapnya saat dijumpai disela-sela press conference BOS.

Hanya saja growth untuk penjualan mobil bekas hingga akhir tahun ini diperkirakan naik tipis. “Kita berharap pertumbuhannya hampir sama dengan tahun lalu, sekitar 15,5 persen. Harapan kami ya, lebih besar daria angka itu,” lanjutnya.

BOS yang diselenggarakan di Surabaya ini merupakan tahun ketiga dari ajang serupa. Pihak PT Astra Daihatsu Motor (ADM) bersama PT Astra Inernasional Tbk menegaskan ajang ini target transaksi antara 75-90, dengan dihadiri 200 peserta semua mobil.

”Pada penyelenggaraan ini kita memang tidak mengejar transaksi, karena kita bertindak selaku fasilitator. Jadi kita menyediakan fasilitas untuk jual-beli mobil bekas, semua merek,” ungkap Kepala Wilayah Jawa Timur-Bali PT ADM, Heriya Albertus. (wh)