Wow, Harta Karun di Laut Indonesia Ditaksir Senilai Rp 10 Triliun

Wow, Harta Karun di Laut Indonesia Ditaksir Senilai Rp 10 Triliun

Wow, Harta Karun di Laut Indonesia Ditaksir Senilai Rp 10 Triliun

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menaksir setiap lokasi Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) atau harta karun yang terpendam di laut Indonesia bernilai sekitar USD 80 ribu -USD 18 juta atau sekitar Rp 1,06 miliar-Rp 240,41 miliar. Sementara titik lokasi BMKT yang sudah teridentifikasi mencapai 463 titik.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (PRL) KKP, Brahmantya Satyamurti mengungkapkan, berdasarkan estimasi Badan Riset KKP pada 2000, ada 463 titik lokasi BMKT atau harta karun di perairan Indonesia. Lokasinya tersebar di sebagian besar perairan Kepulauan Riau, Selat Karimata, Perairan Bangka Belitung, Laut Jawa.

Sebaran kapal tenggelam tersebut umumnya membawa komoditas dan barang dari China, Asia Barat, Eropa diantaranya Belanda, Inggris, dan Spanyol. “Dari sisi ekonomi, setiap lokasi BMKT dapat bernilai antara USD 80 ribu sampai USD 18 juta,” kata Brahmantya di kantornya, Jakarta.

Apabila dihitung dengan nilai ekonomi tertinggi, yakni USD 18 juta kemudian dikalikan dengan 463 titik, maka harta karun yang terpendam di perut laut  Indonesia  memiliki nilai USD 8,33 miliar. Jika dikonversi dengan kurs rupiah 13.300 per dolar AS, nilai tersebut mencapai Rp 110,79 triliun. “Jika dimanfaatkan untuk mendukung pariwisata dapat menghasilkan USD 800 sampai USD 126 ribu per bulan per lokasi,” Brahmantya menjelaskan.

Nilai ekonomis dan kontribusi ke industri pariwisata yang cukup besar dari harta karun atau BMKT tersebut, diakui Brahmantya yang mendasari pemerintah utuk mengelola BMKT dan tidak ingin menyerahkannya ke pihak lain. “Karena BMKT adalah milik bangsa dan identitas kita sebagai negara maritim,” ujar dia.

Brahmantya menuturkan, pemerintah memiliki sebuah gudang BMKT atau harta karun yang menampung lebih dari 200 ribu koleksi dari abad 9 sampai 18 Masehi. Selama ini, Ia mengatakan akses masyarakat untuk melongok BMKT tersebut dibatasi karena alasan keamanan.  (lp6)