Wow, Cantiknya Air Mancur Menari di Kenjeran

Wow, Cantiknya Air Mancur Menari di Kenjeran
Air mancur di dekata Jemabatan Kenjeran yang diuji coba pada Kamis (25/2/2016) malam. foto: detikcom

Jembatan Kenjeran bakal segera diresmikan. Dalam waktu satu tahun, pemerintahan yang dipimpin Wali Kota Tri Rismaharini mampu mewujudkan impian warga yang menginginkan ikon baru di Kota Pahlawan. Jembatan yang memutar dari Kenjeran menuju Kecamatan Bulak itu bakal dilengkapi dengan air mancur menari.

Air mancur menari itu pun diuji coba sebelum diresmikan Wali Kota Tri Rismaharini. Uji coba air mancur menari makin mempercantik Jembatan Kenjeran yang melingkar 800 meter di Pesisir Kenjeran yang dilakukan pada Kamis (25/2/2016) malam.

Risma yang mengenakan jas hujan menikmati keindahan air mancur yang menari-menari mengikuti alunan lagu. Wali Kota dari PDI Perjuangan ini nampak konsentrasi menyaksikan air mancur dengan latar belakang jembatan melayang di atas pesisir itu.

Air mancur ini juga diiringi lagu Surabaya oh Surabaya dan Jembatan Merah mengiringi tarian air mancur. Uji coba ini disaksikan langsung Risma yang sekaligus memantau progres pembangunan kawasan wisata pesisir Kota Surabaya. Ikut mendampingi Risma, di antaranya adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati dan Camat Bulak Suprayitno.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Pematusan Erna Purnawati mengatakan, proyek jembatan sepanjang 800 meter dan menelan anggaran Rp 199 miliar itu sedang proses finishing atau penyelesaian. “Belum tahu kapan akan diresmikan, tapi dalam waktu dekat,” kata Erna.

Air mancur menari dengan lampu LED yang warna-warni juga sudah beberapa kali diuji coba dan disaksikan langsung Wali Kota Risma. Air mancur ini, kata Erna, menjadi salah satu daya tarik karena menari mengikuti alunan lagu yang diputar. “Panjangnya air mancur yang impor itu 90 meter dan lebar 15 meter,” kata Erna.

Selain jembatan melayang di laut ini, kata Erna, pendukung wisata lainnya yang telah dibangun sejak awal adalah Sentra Ikan Bulak yang di pinggirnya sudah dilengkapi taman bermain untuk anak-anak.

“Pembangunan ini satu kesatuan, saling mendukung untuk mendongkrak pariwisata di Surabaya,” kata Erna.

Sebelumnya, Risma menyatakan pembangunan Jembatan Kenjeran itu menghubungkan kawasan Kenjeran lama ke Kenjeran baru sebagai akses ke bandara. Agar bermanfaat sebagai tempat rekreasi masyarakat, jembatan sepanjang 700 meter itu dilengkapi dengan air mancur menari.

“Pada sore hari kita putar biar masyarakat bisa lihat air mancur menari. Ini semua kita berikan supaya image Kenjeran yang terkenal sebagai tempat yang sangat jelek menjadi lebih baik,” jelasnya. Kata dia, Jembatan tersebut termasuk dalam proyek Jalur Luar Lingkar Timur. (dtc/wh)