Wow, Batik Warga Terdampak Dolly Ini Terjual Rp 10 Juta

Wow, Batik Warga Terdampak Dolly Ini Terjual Rp 10 Juta

Ike Setyawati, owner Batik Canting Surya, optimistis bisa bangkit setelah Dolly ditutup. foto: arya wiraraja/enciety.co

Ike lalu menuturkan perkembangan usaha kain batik tulisnya itu. Kata dia, saat ini produk kain batik tulisnya telah dipasarkan diberbagai gerai yang ada di Surabaya. Selain itu, ia juga memasarkannya di berbagai sosial media digital. Di antaranya facebook, WhatsApps, dan lain sebagainya.

“Untuk omzet yang dapat dikumpulkan dalam satu bulan sedikitnya Rp 3-4 juta. Alhamdulillah,” ujar dia, bersyukur.

Untuk produksi, Ike mengaku, jika saat ini ia telah dibantu oleh dua orang pegawai. “Percuma, jika kita dapat sukses tanpa membuat orang lain dapat sukses seperti kita,” tegas Ike.

Ike juga membeberkan cita-citanya untuk memajukan usaha batiknya tersebut. Saat ini, Ike telah mengantongi lisensi dari Balai Besar Kerajinan Dan Batik yang berpusat di Jogjakarta untuk produknya tersebut.

Ke depan, selain ingin memiliki gerai pribadi, Ike sangat ingin mengharumkan nama warga Putat Jaya Surabaya yang dahulu selalu dikenal dengan lokalisasi Dolly yang terbesar se-Asia Tenggara itu.

“Dengan mengembangkan batik tulis ini, saya ingin agar Putat jaya ke depan dikenal dengan nama kampung batik,” harap dia. (wh)