WMO Beri Pelatihan Pemuda Bangkalan dan Gresik

WMO Beri Pelatihan Pemuda Bangkalan dan Gresik
Pelatihan keterampilan kelistrikan dan reparasi handphone di BLK Surabaya.

Sebanyak 30 pemuda dari Bangkalan dan Gresik mendapatkan keterampilan kelistrikan dan reparasi handphone di BLK Surabaya. Pelatihan yang digelar atas kerjasama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) West Madura Offshore (WMO) bersama UPT Pelatihan Kerja/Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya ini digelar selama tiga bulan penuh.

Pelatihan ini untuk meningkatkan taraf hidup para warga di pedesaan terutama di kawasan kerja PHE WMO, yakni di Bangkalan dan Gresik. “Ini agar mereka bisa menciptakan lapangan kerja sendiri. Sehingga saat maju nanti mereka pun mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak dari warga di sekitar tempat mereka tinggal,” ujar Lead of Field External Relation & CD PT PHE WMO Ulika Triyoga, usai membuka pelatihan, Selasa (11/2/2014).

Menurut dia, kegiatan sepertinini sudah dilakukan sejak 2005 lalu. Sekarang sudah 282 orang yang memiliki skill khusus. Mulai dari menjahit, teknisi kelistrikan hingga reparasi handphone pun sudah banyak yang bekerja. Hingga kini, 80 persen lulusan BLK Surabaya yang didanai PHE WMO, 80 persen sudah terserap diberbagai perusahaan. Sedangkan 20 persennya pun sukses menjadi pengusaha mikro di desa mereka.

“Ke depan kami membuka kesempatan yang seluas-luasnya bagi lulusan SMP maupun SMA yang masih belum memiliki skill dan pekerjaan untuk menjalani pelatihan di BLK Surabaya sesuai dengan minat mereka masing-masing,” kata Ulika.

“Kami tak memiliki batasan kuota pendanaan yang kaku, seperti perusahaan lainnya. Selama masyarakat itu masih berada dikawasan perusahaan kami, maka semaksimal mungkin akan kami bantu,” imbuh dia.

Kepala BLK Surabaya Widjil Saptadi menambahkan, dari 30 peserta yang ikut pelatihan saat ini, 20 orang di antaranya lebih memilih untuk mengikuti pelatihan servis handphone. Agaknya maraknya pasar handphone di Jatim, juga menjadi pertimbangan para siswa pelatihan untuk memilih bidang keahlian service handphone.

“Kami juga menyambut baik langkah PHE WMO, yang memang serius memberikan bekal skill kepada warga disekitar mereka. Dan ini bisa menjadi modal utama bagi mereka sekaligus mengurangi pengangguran,” tambah Widjil. (wh)