Wisudawan Untag Surabaya Harus Ambil Bagian dalam Pembangunan

Wisudawan Untag Surabaya Harus Ambil Bagian dalam Pembangunan

foto:humas permkot surabaya

Pembangunan di Kota Pahlawan dapat menjadi lebih hebat lagi ketika lulusan-lulusan terbaik dari perguruan tinggi bisa berkiprah dan membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Sebab, pemkot tidak akan pernah ada artinya ketika perguruan tinggi tidak menjadi bagian dalam pembangunan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menghadiri acara wisuda ke-122 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang berlangsung di Gedung Graha Widya lantai 2, Sabtu (27/3/2021). Wali kota memberikan selamat kepada wisudawan yang telah dikukuhkan.

“Saya berharap yang lulus bisa berkiprah, bisa membantu Kota Surabaya menjadi lebih hebat lagi ke depannya,” kata Eri.

Eri juga mengajak kepada mahasiswa Untag yang baru lulus maupun dari perguruan tinggi lain, agar dapat berkolaborasi bersama pemerintah dalam pembangunan kota. Bagi dia, dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait, pihaknya yakin pembangunan Kota Surabaya ke depannya akan lebih maju.

“Fainsya Allah dengan kolaborasi panjenengan (anda), saya yakin akan memberikan kemajuan dan memberikan yang terhebat bagi kemajuan Kota Surabaya,” ujarnya.

Meski demikian, Eri juga mengingatkan kepada mahasiswa yang telah lulus dan sukses agar tidak lupa dengan siapa yang membesarkan. Salah satunya kepada dosen dan guru yang telah banyak berjasa dalam mengajarkan ilmu.

“Saya berharap kalau sudah lulus dan menjadi yang terbaik, tidak lupa dengan siapa yang membesarkan. Karena bagaimana pun kita harus tetap tunduk dan patuh kepada guru,” pesan dia.

Pada prosesi wisuda kali ini, dilaksanakan secara hybrid, yakni daring dan luring di Gedung Graha Widya lantai 2 dengan protokol kesehatan ketat. Setidaknya ada 599 wisudawan yang terdiri dari 422 Strata-1, 128 Strata-2, dan 49 Strata-3 yang mengikuti wisuda ke-122 tersebut.

Rektor Untag Surabaya Mulyanto Nugroho mengajak kepada seluruh wisudawan agar tetap bersyukur atas capaian serta gelar keilmuan yang diraih. Apalagi, saat ini Indonesia masih berjuang melawan pandemi.

“Karena sesungguhnya rindu akan masa depan yang lebih baik, lebih layak untuk diperjuangkan dari situasi pandemi ini, kata Nugroho.

Menurut dia, kondisi pandemi ini mengharuskan semuanya berinovasi dan mencari celah dalam menghadapi tantangan tersebut. Oleh karena itu, momen wisuda kali ini diharapkan menjadi pengingat bagi para wisudawan untuk terus berjuang meraih impian.

“Percayalah, semua lelah akan terbayar, semua rindu akan bermuara pada keberhasilan. Tetaplah bertahan, tetaplah optimis situasi ini akan berujung indah,” pesan Nugroho. (wh)