Wisatawan Bisa Nikmati Air Mancur Menari Kenjeran dari Dua Arah

Wisatawan Bisa Nikmati Air Mancur Menari Kenjeran dari Dua Arah

foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Jembatan Kenjeran dan air mancur menari bakal diresmikan pada Mei mendatang. Keberadaan ikon wisata baru tersebut diprediksi bakal dibanjiri wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Dari pantauan enciety.co, para wisatawan nantinya dapat melihat keindahan air mancur dari dua arah, yaitu Jembatan Kenjeran yang baru dibangun dan jalan baru yang menghubungkan Pakuwon City yang bisa tembus ke Jembatan Suramadu dengan jalan memotong kompas.

Para wisatawan sendiri untuk dapat menikmati pemandangan dapat meminggirkan kendaraannya dengan parkir untuk dapat berselfie ria. “Para pengunjung yang membawa motor cukup parkir di Jembatan Kenjeran yang nantinya disediakan space khusus disana. Namun bagi yang membawa mobil tidak boleh berhenti,” kata Camat Bulak Suprayitno, Kamis (17/3/2016).

Dengan banyaknya perbaikan dalam proyek Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya ini, masyarakat dapat diuntungkan dengan meningkatkan taraf perekonomiannya.

Dari data yang diterima enciety.co, ada 42 ribu jumlah masyarakat di Kecamatan Bulak yang terbagi dalam 4 kelurahan. Yaitu Kenjeran, Sukolilo Baru, Bulak, dan Kedung Cowek.

Tak hanya itu, ada 1.126 masyarakat yang berprofesi nelayan dari 7 RW yang menempati kawasan Bulak. Profesi mereka kebanyakan nelayan yang dibagi nelayan aktif, buruh nelayan, dan pemilik perahu.

“Kalau bicara wilayah pesisir, maka Kenjeran adalah tempatnya. Dengan wisata baru ini, kami yakin banyak turis yang datang. Masyarakat sini bisa berdaya ekonomi melalui menjual makanan-minuman hingga nantinya kami buat wisata dengan melihat kampung nelayan guna membeli ikan,” tutupnya. (wh)