Windows XP Berakhir, Bahayakan Mesin Kasir

Windows XP Berakhir, Bahayakan Mesin Kasir

Selain mesin ATM, salah satu jenis perangkat keuangan ikut terancam atas penghentian dukungan atas Windows XP adalah mesin kasir. Mayoritas alat kasir di toko-toko ritel besar ini memang turut menggunakan sistem operasi lawas tersebut.

Tepatnya, OS yang dijalankan adalah Windows XP versi embedded yang dirancang untuk alat-alat selain PC, termasuk juga mesin ATM. Firma keamanan Symantec memperingatkan  perangkat mesin kasir atau point-of-sale (POS) berbasis sistem operasi lawas tersebut memiliki risiko keamanan.

“Dihentikannya dukungan Microsoft terhadap Windows XP berakibat pada meningkatnya peluang serangan cyber terhadap operator POS. Operator POS harus memiliki perencanaan antisipasi deadline tersebut,” tulis Symantec dalam sebuah laporan sepanjang 12 halaman yang dikutip oleh PCWorld.

Risiko serangan terhadap mesin kasir itu sangat nyata. Serangan cyber terhadap toko ritel pun sudah pernah terjadi, misalnya kejadian besar yang menimpa sistem milik jaringan ritel Target dan Neiman Marcus di Amerika Serikat baru-baru ini.

Symantec menjelaskan, peretas dapat dengan mudah memodifikasi malware Windows yang sudah ada untuk menyerang terminal mesin kasir, karena mesin itu pun menggunakan sistem operasi serupa. Ini berarti penyerang tak perlu kemampuan khusus untuk meretas sistem POS.

Orila Cox, manajer senior di Security Intelligence Delivery Symantec, menjelaskan bahwa pencurian data kartu kredit kemungkinan akan terus terjadi karena data kartu yang dicuri memiliki “keterbatasan masa berlaku”.

Perusahaan kartu kredit bisa dengan cepat mengendus adanya transaksi tak wajar, begitu pula dengan pemilik kartu lama. Ini berarti para pelaku kriminal membutuhkan aliran nomer kartu kredit yang ‘segar’ secara terus menerus. (bh)