Wifi.id Corner Pertama di Indonesia Dibangun di Area Pelabuhan Perikanan

Wifi.id Corner Pertama di Indonesia Dibangun di Area Pelabuhan Perikanan
Pelabuhan Perikanan Pasongsongan Sumenep Gandeng Telkom Indonesia Bangun Kampung Nelayan Digital. foto:humas telkom

Keinginan Pelabuhan Perikanan Pasongsongan Sumenep untuk membangun ekosistem digital di kawasan pelabuhannya disambut hangat oleh Telkom Indonesia dengan membangun Kampung Nelayan Digital.

Melalui penyediaan connectivity jaringan fiber optik, pada tahap awal dibangun akses wifi.id corner di public area pelabuhan perikanan Pasongsongan Sumenep. Wifi.id corner berukuran 6×4 meter dengan high speed. Internet sampai 100 Mbps, dan ini merupakan wifi.id corner pertama di Indonesia yang dibangun di area pelabuhan Perikanan.

Masyarakat bisa menikmati akses kecepatan tinggi di wifi.id corner ini melalui SPIN Card atau pembelian melalui pulsa operator dengan cara mengetikkan NET (spasi) 5000 dikirim ke nomor 98108 (untuk pemakaian 12 jam).

Keinginan untuk mendigitalisasi ekosistem Pelabuhan Perikanan ini dilatarbelakangi oleh kesadaran bahwa digitalisasi akan mengangkat pertumbuhan ekonomi, sekaligus sebagai gerbang menyiapkan ekosistem di Pelabuhan Perikanan untuk siap mendukung program Pemerintah Propinsi Jawa Timur menjadikannya sebagai super koridor Masyarakat Ekonomi Eropa 2016.

Menyoroti luas wilayah Indonesia yang 3/4 luasnya adalah lautan, dan bahwasanya sektor kemaritiman dan kelautan menjadi salah satu sektor unggulan yang diprioritaskan pada rencana pembangunan berkelanjutan, agaknya membangun Kampung Nelayan Digital adalah satu agenda yang tidak bisa dielakkan. Termasuk diantaranya Pelabuhan Perikanan Pasongsongan Sumenep yang diproyeksikan akan naik tingkat menjadi Pelabuhanan Perikanan Pantai.

Pelabuhan Perikanan Pasongsongan ini merupakan salah satu pelabuhan Perikanan dibawah Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Jawa Timur yang mempunyai luas tak kurang dari 2 hektar dengan jumlah nelayan penangkap ikan berkisar 1897 yang bekerja pada 105 pemilik kapal. Kepada Telkom yang telah menyiapkan infrastrutkur dan rencana penyediaan device dan aplikasi untuk menunjang kebutuhan ekosistem pelabuhan perikanan, Kepala Pelabuhan Perikanan Pasongsongan Ali Murrahman menyampaikan rasa terima kasihnya.

Salah satu value yang sangat bermanfaat dengan dibangunnya jaringan fiber optik ini, adalah memudahkan semua pelaporan dan pengiriman data ke PIPP (Pusat Informasi Pelabuhan Perikanan ) Milik kementrian Kelautan dan Perikanan.
“Sejak tahun 2015 kami menjadi Instalasi Pelabuhan Perikanan Pasongsongan. Dan karena keberadaan nelayan dan produksi yang meningkat, secepatnya akan naik tingkat menjadi Pelabuhan Perikanan Pantai,” kata Ali.

Kedepan,tambahnya, pelabuhan yang ada di sebelah barat sampai utara akan dijadikan pelabuhan umum, sehingga diperkirakan akan terjadi perputaran ekonomi yang meningkat pesat sekali.

Kampung Nelayan Pasongsongan Sumenep ini, sejatinya juga telah disiapkan sebagai Kampung Nelayan Digital dalam program SEKAYA MARITIM (Seribu Kampung Nelayan Yang Mandiri Tangguh Indah dan Maju). Pada program ini, sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di bidang ICT, Telkom telah menyiapkan device, network, dan aplication yang nantinya bisa digunakan untuk mendukung digitalisasi di ekosistem pelabuhan perikanan.

“Connectivity adalah syarat mutlak dibangun di area ini, dan kami sudah membangun jaringan akses fiber optik yang akan menyalurkan internet kecepatan tinggi,” ungkap General Manager Telkom Suramadu, M.Nasrun Ihsan.

Namun, tambahnya, tentu diperlukan proses transfer knowledge melalui edukasi dan sosialisasi terhadap infrastruktur yang sudah dibangun, untuk itulah Telkom juga membangun wifi.id corner di area pelabuhan tersebut. Saat ini, katanya, dengan sudah dilintasi fiber optik, kawasan perumahan penduduk pun sudah bisa menikmati Indihome Fiber untuk triple play layanan, yakni voice, internet, dan UseeTV.

“Sementara kami melalui tahapan sosialisasi dan edukasi ini, kami juga sudah menyiapkan beberapa aplikasi pendukung untuk kebutuhan ekosistem digital didalamnya,” terusnya.

Terkait dengan keberadaan wifi.id corner ini, Telkom akan mengajak Koperasi Pelabuhan Perikanan Pasongsongan untuk penyediaan voucher aksesnya.

“Selain itu, sebetulnya masyarakat bisa juga menyediakan tempat yang cukup ramai dengan netizen untuk dijadikan wifi.id corner, dan ada target penjualan voucher perbulannya sejumlah tertentu,” tambah Manager Telkom Sumenep, Djodi Supriatna. Namun, katanya, itu juga harus berada pada wilayah yang sudah tercover jaringan fiber optik Telkom. (wh)