Waskita Karya Tawarkan Obligasi Rp 2 T

 

Waskita Karya Tawarkan Obligasi Rp 2 T

PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan menaikkan nilai penawaran umum berkelanjutan (PUB) I obligasi menjadi sebesar Rp 2 triliun dari rencana semula Rp 1 triliun.

Tahap pertama, surat utang tersebut akan diterbitkan pada September atau Oktober tahun ini.

Sekretaris Perusahaan Waskita Karya Haris Gunawan mengungkapkan, pihaknya akan menggunakan laporan keuangan per Juni 2014 untuk penerbitan obligasi. Oleh sebab itu, obligasi perseroan diperkirakan terbit menjelang akhir tahun.

Haris menjelaskan, saat ini proses penerbitan obligasi masih dalam tahap penunjukan penjamin emisi. Rencana penerbitan obligasi masih dalam proses persiapan penunjang-penunjang penerbitan. “Belum sampai tahap penerbitan,” kata Haris.

 Hingga saat ini, perseroan masih belum menentukan nilai obligasi yang akan diterbitkan pada tahap pertama PUB. Haris mengungkapkan, nantinya perseroan akan menerbitkan obligasi secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.

Dia menambahkan, kondisi imbal hasil (yield) juga diperhitungkan oleh perseroan. Haris memperkirakan kupon obligasi tahap pertama yang akan diterbitkan tidak jauh berbeda dengan bunga pinjaman bank perseroan saat ini, yaitu sebesar 9,75 – 10 persen.

“Kami berharap, saat penerbitan obligasi kondisi politik ekonomi Indonesia sudah bagus karena telah melewati pemilu presiden. Obligasi yang bakal diterbitkan perseroan tahun ini merupakan obligasi ke tiga,” jelas dia.

Rencananya, perseroan akan menggunakan dana emisi obligasi untuk membiayai target perolehan kontrak tahun ini senilai Rp 18,7 triliun. Selain itu, perseroan juga bakal menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan ekspansi.

Sementara itu, untuk mendongkrak pendapatan, perusahaan pelat merah tersebut akan meningkatkan recuring income di luar jasa konstruksi. Perseroan berencana lebih banyak menggarap proyek properti dan pembangunan jalan tol.

Sektor properti yang akan dibangun lebih banyak berupa apartemen. Saat ini, perseroan tengah membangun apartemen di Cawang. Rencananya, apartemen tersebut, akan mulai berkontribusi bagi pendapatan Waskita awal tahun depan.

Perseroan mencanangkan target untuk lima tahun mendatang, recuring income perseroan akan berkontribusi terhadap pendapatan sebesar 10 – 15 persen. Perseroan menargetkan recuring income dari sektor properti tahun ini sebesar Rp 17 miliar, sedangkan dari sektor precast akan berkontribusi terhadap laba senilai Rp 50 miliar. (bst/ram)