Wasit Belanda Pimpin Final Liga Champions

 

Wasit Belanda Pimpin Final Liga Champions

Bjorn Kuipers, pengadil asal Belanda ditunjuk sebagai wasit dalam final Liga Champions. Partai puncak yang mempertemukan dua tim Madrid; Atletico dan Real ini bakal digelar di kandang Benfica, Estádio da Luz, Minggu (25/5/2014) dini hari WIB.

Kepercayaan yang diberikan UEFA pada  Kuipers tak lepas dari pengalamannya memimpin beberapa laga besar.  Seperti final Liga Europa 2012/13 dan final Piala Konfederasi 2013.  Hanya saja,  Kuipers  tak luput dari kesalahan. Bahkan, kesalahannya tersebut terbilang fatal karena ia gagal melihat salah satu insiden paling kontroversial di sejarah sepakbola Belanda pada November 2010, atau saat dia menjadi wasit pertandingan antara Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven.

Kala itu, Kuipers tidak melihat aksi Luis Suarez menggigit pundak Otman Bakkal tepat di depannya. Meski ia luput mengamati kejadian tersebut, namun para pemain PSV sempat dibuat cemas.

Selain itu, juga ada beberapa drama di luar negaranya, dengan nama Kuipers yang lantas menjadi headline atas kesalahannya tersebut. Pernah suatu ketika, ia tidak menghadiahi penalti kepada Stuttgart saat bermain imbang menghadapi Barcelona dengan skor 1-1 pada Februari 2010.

Bagaimanapun juga, UEFA secara konsisten membela meneer satu ini, dan hal tersebut terlihat saat ia terpilih menjadi salah satu dari 12 wasit yang memimpin gelaran Euro 2012.

Terlepas dari sisi kesalahannya sebagai manusia, Kuipers, yang merupakan anak dari seorang wasit, kerap terlihat di samping lapangan sepakbola di masa kecilnya. Tidak seperti ayahnya, ia lebih memilih peran lain setelah ia bermain di sebuah klub lokal amatir. Namun, akhirnya ia kehilangan minat dalam karirnya dan mengikuti jejak ayahnya sebagai wasit.

Kehidupan Kuipers bukan semata tentang sepakbola. Selain menjadi pengadil lapangan, ia tercatat pernah mengenyam pendidikan di Radboud University Nijmegen untuk mempelajari administrasi bisnis, sebuah keputusan yang tidak akan dia sesali, mengingat Kuipers adalah salah satu pemilik beberapa supermarket dan juga sebuah salon di kampung halamannya.

Kualitas tersebut akan berguna dalam final Liga Champions nanti sebagaimana Kuipers yang bakal dibantu dua asisten senegara, Sander van Roekel dan Erwin Zeinstra, serta Cuneyt Cakir asal Turki yang bakal menjadi wasit keempat. (bst/ram)