Warga AS Tak Percaya Tuhan Ikut Campuri Evolusi Manusia

 

Warga AS Tak Percaya Tuhan Ikut Campuri Evolusi Manusia

Warga Amerika Serikat  tak percaya bila bumi dan manusia yang mendiaminya diciptakan Tuhan sejak jutaan tahun lampau.  Mereka  percaya  usia bumi ini  berkisar antara enam sampai 10 ribu tahun.

Dalam jajak pendapat terbaru Gallup, tercatat tiga dari empat orang Amerika meyakini tuhan telah menciptakan bumi dan anatomi manusia modern lebih belakangan, yakni kurang dari 10 ribu tahun lalu, melansir LiveScience. Senin 9 Juni 2014.

Jajak pendapat juga menemukan persentase orang yang meyakini manusia berevolusi tanpa tuhan telah meningkat dua kali lipat, sedangkan persentase orang yang percaya Tuhan turut ikut campur dalam proses evolusi justru mengalami penurunan.

Jajak pendapat itu merupakan bagian dari survei Nilai dan Keyakinan. Gallup mewawancarai 1.028 responden secara acak melalui ponsel dan meminta responsen menilai tiga deskripsi yang erat dengan keyakinan mereka.

Responden diminta berpendapat soal deskripsi manusia telah berkembang selama jutaan tahun lalu dengan evolusi yang dipandu oleh tuhan, manusia berevolusi selama jutaan tahun lalu tapi tuhan tak turut ikut campur.

Sedangkan deskripsi ketiga yaitu tuhan telah menciptakan manusia dalam bentuk yang cukup banyak dalam 10 ribu tahun terakhir.

Hasilnya sekitar 42 persen responden menyertai pandangan penciptaan yang disajikan, dan 31 persen mengatakan tuhan turut memandu proses evolusi. Hanya 19 persen responden mengatakan mereka meyakini evolusi berjalan tanpa ada campur tangan tuhan.

Jajak pendapat menemukan keyakinan agama berada di balik kepercayaan penciptaan itu. Dua pertiga responden yang giat menghadiri acara keagamaan mingguan dilaporkan meyakini pandangan bumi muda.

Bandingkan dengan 23 persen responden yang tak pernah pergi ke gereja juga mengatakan hal yang sama.

Polling juga menemukan lebih dari seperempat responden yang bergelar sarjana meyakini padangan penciptaan tersebut, berbanding 57 persen responden yang berlatar belakang SMA yang berpandangan sama.

Kepercayaan orang Amerika dalam hal penciptaan sangat bertentangan dengan konsensus ilmiah. Hampir semua ilmuwan yang mempelajari asal usul manusia percaya manusia evolusi telah muncul sekitar 2,5 juta tahun lalu.

Orang Amerika tercatat sangat konsisten terkait dengan keyakinan supranatural. Pada survei Pew 2013 lalu, 80 persen orang Amerika mengaku percaya pada keajaiban.

Di sisi lain orang Amerika juga menghormati hasil temuan ilmu pengetahuan. Penelitian National Science Foundation 2014, tercatat hanya tiga dari empat orang Amerika yang mengetahui bumi berputar mengelilingi matahari dan sebagian besar tak mengetahui inti bumi adalah panas serta tak mengetahui sperma dapat menentukan jenis kelamin bayi.  (vva/ram)