Warga Surabaya Harus Produktif, Jangan Cuma Jadi Konsumen

Warga Surabaya Harus Produktif, Jangan Cuma Jadi Konsumen

Widodo Suryantoro (batik hijau) menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda di Kecamatan Pakal, Sabtu (20/10/2018). foto: arya wiraraja/enciety.co

Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda digagas untuk mendorong masyarakat dapat menjadi pelaku usaha dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Lewat program ini, Pemerintah Kota Surabaya ingin mendorong adanya kegiatan yang produktif.

“Pemerintah Kota Surabaya ingin agar warganya tidak hanya menjadi konsumen,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Surabaya Widodo Suryantoro dalam Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda di Kecamatan Pakal, Sabtu (20/10/2018).

Menurut Widodo, dengan menjadi pelaku usaha masyarakat kota bisa menikmati peluang perputaran uang di Kota Pahlawan yang ditaksir Bank Indonesia mencapai Rp 25 triliun sehari.

“Sebagai warga Surabaya kita harus memiliki peran dan menikmati perkembangan kota ini. Hal ini merupakan salah satu bentuk cita-cita Ibu Wali Kota (Tri Rismaharini), yaitu membuat para warganya menjadi tuan dan nyonya di kotanya sendiri,” cetus dia.

Widodo mengaku mengapresiasi spirit yang yang ditunjukkan pelaku usaha Pahlawan Ekonomi.  Dia menyebut Bu Ja’i alias Chofiyah, owner Dapur Flamboyan, red) yang yang kini usia 70 tahun.

“Beliau memulai usaha di usia 64 tahun, namun semangatnya tak kalah dengan anak muda,” ujar dia.

Untuk Pejuang Muda, kata dia, gerakan pemberdayaan masyarakat tersebut digagas untuk mewadahi anak muda yang berusia di bawah 40 tahun.

“Sejauh yang saya ketahui, anak muda yang tergabung dalam Pejuang Muda Surabaya lebih kreatif dan inovatif. Selain lebih lincah dan lebih muda, mereka lebih bersemangat mengumpulkan pendapatan. Ini dibuktikan dengan beberapa testimoni anggota Pejuang Muda di sejumlah kecamatan,” papar Widodo.

Dikatakan Widodo, untuk mengembangkan usaha, pihaknya terus berupaya membantu. Di antaranya dengan memberikan fasilitas berupa pengurusan izin usaha gratis dan menyiapkan sentra-sentra usaha yang tersebar di beberapa kecamatan.

Warga Surabaya Harus Produktif, Jangan Cuma Jadi Konsumen
foto: arya wiraraja/enciety.co

Supaya mengangkat derajat perekonomian keluarga, terang dia, pihaknya sangat menyarankan agar masyarakat Surabaya khususnya warga Pakal, mau bergabung bersama Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya.

“Silakan datang ke Kaza City Mall. Syaratnya cuma satu, yaitu warga Kota Surabaya yang ditunjukkan dengan memiliki KTP Surabaya. Di sana panjenengan semua dapat belajar dengan mentor-mentor yang sudah ahli di bidangnya,” pungkas Widodo. (wh)

Warga Surabaya Harus Produktif, Jangan Cuma Jadi Konsumen
foto: arya wiraraja/enciety.co