Warga Muhammadiyah Khusyuk Melaksanakan Salat Idul Adha

Warga Muhammadiyah Khusyuk Melaksanakan Salat Idul Adha
Salat Idul Adha di Jalan Pahlawan Surabaya. foto:detik.com

Warga Muhammadiyah hari ini (4/10/2014), merayakan Hari Raya Idul Adha. Di Jakarta, ratusan jamaah memenuhi halaman depan Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat, untuk melakukan Salat Idul Adha.

Kantor yang berlokasi di Jalan Menteng Raya No 62, Jakarta Pusat itu mulai dipadati jamaah sejak pukul 06.00 WIB. Setengah jam setelahnya, mereka dengan khusuk menggelar ibadah Salat Idul Adha.

Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Agus Tri Sundani dari Majelis Tabligh PP Muhammadiyah.

Ketua Panitia Shalat Idul Adha, Shaleh, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah hewan kurban yang akan dipotong setelah salat selesai dilaksanakan. Selanjutnya daging tersebut dibagikan ke seluruh jamaah.

“Setelah salat Id, di sini akan langsung melakukan pemotongan hewan kurban dan daging juga akan langsung diberikan,” kata dia di depan lokasi salat, Sabtu (4/10/2014).

Shaleh juga menyebutkan bahwa hewan kurban yang akan dipotong adalah sebanyak 5 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Diperkirakan akan ada 1.000 paket daging yang bisa dibagikan kepada jamaah.

Di Surabaya, warga Muhammadiyah juga melaksanakan Salat Idul Adha di sejumlah tempat. Ada 75 lokasi pelaksanaan Salat Idul Adha. Di antaranya Stadion Gelora 10 Nopember Tambaksari, Jalan Kapasan, Jalan Pahlawan (Kantor Gubenur Jawa Timur), Jalan Embong Malang, dan masih banyak lagi.

Di Jalan Pahlawan, ribuan orang memadati jalanan yang disulap menjadi tempat salat ini. Polisi menutup jalan Pahlawan dan mengalihkan arus ke Jalan Sulung.

Salat yang diimami Ustaz Muhalimin Mahir sendiri berjalan khidmat. Jamaah mengikuti seruan imam bertakbir 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua.

Tidak semua makmum bisa mengikuti salat dengan kondisi dan posisi sempurna. Terlihat sejumlah makmum melakukan salat di atas kursi roda ataupun hanya duduk saja. Namun kondisi tersebut tak menghalangi niat mereka yang tulus untuk beribadah.

Seusai salat, jamaah dengan takzim menyimak khotbah yang juga disampaikan Ustaz Muhalimin Mahir. Kali ini Muhalimin membahas tentang Kisah teladan keluarga Nabi Ibrahim As. (oke/dtc/wh)