Warga Dolly dan Jarak Belajar Membuat Lampion

Warga Dolly dan Jarak Belajar Membuat Lampion

Teks: Warga Kelurahan Putat Jayabelajar membuat lampion, Selasa (23/5/2017). Foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Untuk mengangkat perekonomian bagi warga di eks lokalisasi Dolly dan Jarak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau mengadakan pelatihan membuat lampion, Selasa (23/5/2017).

Bertempat di Kelurahan Puta Jaya, puluhan warga yang kebanyakan kaum perempuan nampak antusias mengikuti pelatihan yang diadakan secara gratis tersebut. Warga oleh petugas diberi peralatan untuk membuat lampion seperti kawat, kain parasit, lem, kabel, pitingan, dan bola lampu.

Seksi Dekorasi Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau, Anita Nancy Lia, mengatakan untuk pelatihan membuat lampion tersebut pihaknya mengajarkan tiga bentuk atau model.

“Yakni lampion model bunga mawar, bunga teratai, dan bola. Untuk bentuknya sama dengan yang kami pasang di atas kali Surabaya,” jelas dia.

Pelatihan ini, imbuh Anita, dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian warga. “Cara pembuatannya sangat mudah, tergantung kreativitas dan keuletan pembuatnya saja,” kata Anita.

Anita lalu menjelaskan cara pembuatannya. Kali pertaa membentuk kawat dengan bentuk yang telah dipilih. Setelah itu kain parasit yang dipaskan dengan kawat yang telah dibentuk kemudian direkatkan dengan menggunakan lem. Kemudian diberi pitingan dan bola lampu serta kabel panjang untuk menyalakannya.

“Kami hanya mengajarkan saja, ternyata hasilnya ibu-ibu yang mengikuti pelatihan bagus-bagus,” ujarnya.

Corry, salah satu perempuan yang mengikuti pelatihan, mengaku senang dengan adanya pelatihan tersebut. Kata dia, dengan adanya pelatihan ini, dirinya bersama rekan-rekannya bisa mencobanya di rumah untuk dijual.

“Saat perayaan di kampung atau ada pesanan kami siap untuk membuatnya,” kata Corry yang membuat lampion berbentuk bunga teratai tersebut. (wh)