Wapres JK Resmikan At-Tauhid Tower UMSurabaya Berlantai 13

Wapres JK Resmikan At-Tauhid Tower UMSurabaya Berlantai 13

Wakil Presiden Jusuf Kallah (kanan) didampingi Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashr meninjau At-Tauhid Tower UMSurabaya, Jumat (19/1/2018). foto:humas umsurabaya

Gedung baru At-Tauhid Tower Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) diresmikan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Jumat (19/1/2018). Peresmian dilakukan bertepatan dengan pembukaan sidang Tanwir I Aisyiyah yang mengambil tema “Gerakan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Pilar Kemakmuran Bangsa”.

Rektor Uiversitas Muhammadiyah Surabaya Dr Sukadiono  mengatakan, Gedung At- Tauhid Tower dibangun 13 lantai dengan menelan anggaran Rp 92 miliar.

“Kami merasa sangat berbahagia karena dalam rentan waktu dua tahun tiga bulan telah menyelesaikan pembangunan gedung baru At Tauhid Tower,” katanya

Kata dia, Gedung At Tauhid Tower ini adalah sebagai simbol keteguhan iman seluruh civitas Akademika UMSurabaya dalam menghadapai berbagai tantangan khususnya di bidang pendidikan tinggi.

“At Tauhid Tower juga sebagai implementasi kami membuat sebuah stigma kesialan menjadi sebuah keberuntungan. Karena selama ini angka 13 dianggap sebagian masyarakat sebagai angka sial, tetapi bagi civitas Akademika Universitas Muhammadiyah Surabaya, angka 13 merupakan angka keberuntungan,” ujar Sukadiono, lalu disambut applaus panjang sekitar 1.000 tamu undangan yang mengadiri acara tersebut.

“Hal ini dibuktikan dengan tegaknya bangunan gedung At Tauhid Tower 13 lantai ini,” imbuh pria berkacamata.

Dia lantas mengatakan, bedirinya bangunan ini menjadi penanda bahwa komitmen Universitas Muhammadiyah Surabaya menuju kampus berkualitas dan berkemajuan.

Sukadiono juga menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan juga Pimpinan Pusat Aisyiyah yang telah memberikan kepercayaan kepada UMSurabaya untuk menjadi tuan rumah sidang Tanwir Aisyiyah yang pertama tahun 2018 ini.

“Inilah bentuk komitmen kami terhadap Pimpinan Persyarikatan yang telah memberikan support dan bimbingan kepada kami untuk membesarkan amal usaha yang kami pimpin yaitu Universitas Muhammadiyah Surabaya,” tandas mantan direktur RS Muhmamadiyah Surabaya itu. (wh)