Wamenhub Berharap Percepatan Teluk Lamong

Wamenhub Berharap Percepatan Teluk Lamong

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono berharap ada percepatan pembangunan Terminal Multipurpose Teluk Lamong. Proyek prestisius ini diharapkan bisa beroperasi tepat waktu atau pada April 2014 sudah tuntas pembangunan fisik. Sedangkan soft opening bisa digelar pada Mei.

“Ini akan menjadi salah satu outlet gateway dengan kapasitas besar. Maka itu kita berharap pembangunan bisa dipercepat,” ungkap Bambang Susantono saat berada di Dermaga internasional Teluk Lamong, Jumat (28/2/2014).

Dia menambahkan Teluk Lamong akan optimal bila pengerukan alur pelayaran diperdalam. Saat ini alur masih berkisar antara -9 hingga -9,5meter low water spring (LWS). Nantinya alur pelayaran diperdalam hingga -14meter LWS pada tahap pertama dan tahap kedua menjadi -16 meter LWS.

Saat melakukan peninjauan kemarin, Bambang  melihat kesiapan Terminal Teluk Lamong). Rencananya, terminal tersebut akan beroperasi Agustus 2014. Rombongan Wamenhub bersama Dirjen Perhubungan Laut dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III meninjau Terminal Teluk Lamong. Sepanjang kunjungan, rombongan naik kapal Artama III dari terminal penumpang Jamrud Utara Tanjung Perak.

Ketika sampai di Dermaga Terminal Teluk Lamong, Bambang bersama rombongan meninjau pembangunan Lapangan penumpukkan (causeway) jalan penghubung, Jembatan penghubung hingga gedung perkantoran di area Terminal Teluk Lamong.

“Tanjung Perak secara keseluruhan adalah pelabuhan yang sangat strategis di Indonesia. Apalagi dikaitkan dengan jalur atau koridor logistik Jakarta-Surabaya, nantinya akan bersambung dengan kereta api, bahkan trans Jawa,” lanjutnya.

Direktur Utama Pelindo III Djarwo Surjanto mengatakan, pembangunan Terminal Teluk Lamong sudah mencapai 85 persen. “Kita tinggal emnunggu kedatangan peralatannya. Kemungkinan April tiga Automatic Stacking Crane (ASC) datangt,” katanya.

Dia menambahkan finishing pembangunan, pihaknya juga sudah melayangkan izin operasional di instansi terkait. Serta kesiapan penunjang lainnya seperti pasokan listrik, gas.(wh)