Wali Kota Surabaya Lakukan Sidak Jelang Unas SMP

 

Wali Kota Surabaya Lakukan Sidak Jelang Unas SMP

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Ikhsan  melakukan inspeksi mendadak (Sidak) Ujian Nasional (Unas), Senin (5/5/2014). Sidak Unas ini dilakukan Wali Kota untuk mengecek persiapan beberapa sekolah di kawasan Surabaya Barat. Risma, begitu ia biasa disapa, tak lupa memberikan motivasi kepada para siswa.

Sidak pertama dilakukan di SMPN 28 Surabaya yang berada di jalan Menganti Lidah Wetan. Rombongan tiba di SMPN 28 pada pukul 06.00 WIB. Risma berbincang singkat dengan Kepala Sekolah SMPN 28,  Drs. Sumarlan, MPd. Risma lantas berkeliling untuk menyapa para siswa yang masih menunggu di luar ruangan.

“Disiapkan ya? Pensilnya sama nomornya disiapkan,” katanya sambil meladeni permintaan cium tangan mereka. Risma pun tampak mengecek jendela kelas agar dibuka. “Nak, itu tolong dibuka jendelanya biar nanti nggak panas,” celetuknya.

Rombongan Risma lalu berpamitan menuju MTS Negeri 2. Di sekolah yang terletak di jalan Citra Raya tersebut, Risma sempat memasuki ruangan khusus pengawas. Tampak puluhan guru tengah melakukan kordinasi menjelang penyelenggaraan Unas yang dimulai pukul 07.30 WIB. “Saya nitip anak-anak ya Pak, Bu,” ujarnya singkat.

Perempuan 52 tahun tersebut selalu menegaskan bahwa para siswa tidak perlu khawatir mereka tidak bisa mengerjakan. “Saya yakin anak-anak itu sebenarnya sudah siap. Hanya saja di usia-usia mereka labil, mudah tergoda. Tapi Unas tahun ini sudah lebih baik,” ungkap Risma.

Pemkot Surabaya melalui Dinas Pendidikan juga mengaku telah melakukan evaluasi terhadap Unas SMA pada 14 April lalu. “Saya sudah coba evaluasi Unas SMA. Sudah saya sudah sampaikan apa-apa yang harus dikerjakan oleh kepala sekolah,” imbuhnya.

Risma mengatakan, ia tak pernah mematok target kepada para pelajar Surabaya untuk meraih nilai atau rangking tertentu. “Mereka nggak harus dengan kemampuan intelejensia. Talenta anak kan, macam-macam, mereka bisa mengembangkan motoriknya. Setiap anak bisa mengembangkan potensinya, mereka bisa jadi seniman, olahragawan, dan lain-lain sesuai minat mereka,” tukasnya.

Selain di SMPN 28 dan MTSN 2, rombongan wali kota juga mengunjungi SMP Gema 45 yang terletak di jalan Mayjend Sungkono.(wh)