Wali Kota Risma jadi Sinden? Ini Ceritanya

Wali Kota Risma jadi Sinden? Ini Ceritanya
Wali Kota Tri Rismaharini jadi sinden di sela Road Show Pahlawan Ekonomi di Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Sabtu (15/8/2015). arya wiraraja/enciety.co

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ternyata bukan piawai menyulap kota kumuh menjadi bersih dan asri. Wali Kota Risma, begitu ia karib disapa, ternyata juga jago nyinden.

Seperti yang terjadi saat Road Show Pahlawan Ekonomi di Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Sabtu (15/8/2015). Ceritanya, sekitar pukul 09.00, usai memberikan sambutan dan meninjau puluhan stan pelaku usaha kecil menengah (UKM), perhatian Risma tertuju pada pentas campursari yang menjadi rangkaian acara. Ia kemudian tersenyum kecil, seolah menikmati lantunan tembang-tambang Jawa yang syahdu.

Risma kemudian bergegas menuju panggung Road Show Pahlawan Ekonomi 2015. “Saya pingin coba nyinden bareng warga Wonocolo,” tutur dia,lalu duduk bareng sinden campursari.

Salah satu wali kota terbaik dunia itu, tampa canggung nembang Jawa sembari diiringi group campursari Warga Wonocolo. Risma mengawali nyindennya dengan tembang Jawa yang berjudul Perahu Layar. Ia sangat menikmatinya di sela-sela jadwal dinasnya yang padat sebagai wali kota Surabaya.

Disela kesempatan itu, Risma sempat menyapa beberapa siswa sekolah dasar (SD) yang kebetulan lewat setelah pulang sekolah. Risma sempat berucap, jika banyak anak-anak Kota Surabaya yang belum tahu dan bisa nyinden atau menyanyikan tembang khas Jawa.

“Kamu bias, Nak ? Kalau belum bisa ayo belajar bareng Ibu, karena Ibu juga banyak lupa syair tembang-tembang Jawa,” tutur Risma yang semasa remaja aktif sebagai pelari dan penari tersebut.

Risma mengaku tak ingin warga Surabaya melupakan budaya khas yang telah jarang ditemui kala ini. Karena hal itu bagian dari kekayaan keragaman budaya nusantara.

Setelah membawakan lima tembang, wali kota perempuan pertama Surabaya itu pun pamit kepada para warga dan pelaku UKM di lokasi Road Show Pahlawan Ekonomi 2015 Kecamatan Wonocolo. (wh)