Wabah MERS-CoV, Jamaah Haji Indonesia Diminta  Jauhi Unta

Saudi Arabia Curiga MERS Berasal dari Afrika

Menyusul meningkatnya kasus Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) di Riyadh, Arab Saudi, Kementerian Kesehatan (Kemkes) kembali mengingatkan jemaah haji Indonesia agar menghindari lokasi peternakan unta. Pasalnya sebagian besar unta di sana sudah terinveksi virus MERS-CoV, sehingga berpotensi menularkan virus korona ke manusia.

“MERS-CoV banyak ditularkan oleh unta, terutama unta muda. Bahkan hewan ini bisa menularkan virus korona dari jarak satu sampai empat meter,” ungkap Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Kementerian Kesehatan, Sigit Priohutomo di Jakarta.

Seperti penularan dari manusia ke manusia, menurut Sigit virus tersebut juga ditularkan oleh unta dari droplet atau bercak dahak yang dikeluarkan. “Kasus MERS-Cov di Arab Saudi memang sedang meningkat, bahkan dalam sehari bisa sampai 15 kasus,” ungkapnya.

Guna mencegah virus tersebut sampai ke Indonesia yang dibawa oleh jemaah haji, berbagai regulasi juga telah dibuart. Salah satunya mewajibkan setiap pesawat dari Arab Saudi untuk disemprot aerosol terlebih dahulu sebelum terbang ke Indonesia.

Begitu tiba di Tanah Air, jemaah haji akan langsung dipantau suhu tubuhnya dengan thermal scanner yang mereka lewati. Bila ada yang memiliki suhu tubuh tinggi, jemaah tersebut akan diminta menjalani pemeriksaan lebih lanjut di bandara untuk mengetahui status kesehatannya. ‪

“Bila ada pasien yang dicurigai MERS-CoV, penumpang yang duduk sebaris dengan dia di pesawat, serta dua baris di depan dan belakangnya juga akan kami pantau, sampai dibuktikan kalau tidak ada yang tertular MERS-Cov,” tambah Sigit. (bst)