Vietnam Hentikan Pencarian Pesawat Malaysia

Vietnam Hentikan Pencarian Pesawat Malaysia

 

Sejak Malaysia Airlines 370 menghilang di Asia Tenggara, para pejabat Malaysia juga belum mampu mengungkapkan di mana pesawat tersebut jatuh atau menghilang.

Rabu (12/3/2014), para pejabat mengumumkan sudah memperluas area pencarian pesawat nahas tersebut dan sekarang sudah mencakup 27.000 mil di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan .

Karena kurangnya informasi dan arahan dari pemerintah Malaysia,  tim pencari Vietnam menyatakan bakal segera menarik tim pencarian pesawat dari laut sampai pemerintah Malaysia datang dengan informasi lebih akurat.

“Kami telah waktu mengurangi pencarian pesawat untuk hari ini dan masih menunggu respon dari pemerintah Malaysia, ” kata Phan Quy Tieu, wakil menteri Vietnam bidang transportasi kepada wartawan, Rabu petang, seperti dilaporkan CNN .

Dia menggambarkan tim SAR dari Vietnam merasa “tidak cukup” mendapatkan informasi dari Malaysia Airlines sehingga upaya pencarian pesawat hilang sejak Sabtu lalu wilayah Asia Tenggara bersama 239 orang penumpang di dalamnya semakin sulit..

Pada konferensi pers hari ini, menteri transportasi Malaysia Hishamuddin Hussein Bin menyatakan bahwa pihaknya tetap melakukan pendekatan dengan para negara tetangga pembantu pencarian pesawat tersebut. “Kami sangat konsisten dalam pencarian,” katanya.

Menurut CNN misteri rute penerbangan pesawat sebelum menghilang masih sangat terselubung. Sehingga itu pemerintah Vietnam tampaknya tidak begitu mengetahui lalu lintas udara dalam penerbangan pesawat dari Kuala Lumpur ke Beijing.

Pejabat senior Angkat Udara Malaysia mengatakan bahwa pesawat kehilangan kontak sekitar 01:30 Sabtu setelah selama lebih dari satu jam dalam pemantauan radar.

“Sebelum pesawat itu lenyap sama sekali , pesawat Malaysia Airlines ini ternyata berpaling dari tujuan yang dimaksud dan melakukan perjalanan ratusan kilometer tanpa diketahui arahnya,” kata pejabat itu .

Pesawat itu terakhir terdeteksi , di dekat Pulau Perak , sebuah pulau yang sangat kecil di Selat Malaka . Daerah ini adalah Semenanjung Malaya dan Pulau Sumatera Indonesia.

Adanya pengakuan organisasi baru bertanggung jawab atas hilanganya pesawat tersebut telah mengejutkan kalangan analis penerbangan. Banyak pendapat berseliweran soal spekulasi kemungkinan terjadi pada pesawat tersebut. Mereka juga tampaknya telah menciptakan ketegangan antara beberapa negara yang terlibat dalam upaya pencarian. (bh)