Vidi Aldiano, Vini Vidi Vici, dan Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan

Vidi Aldiano, Vini Vidi Vici, dan Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan

Vidi Aldiano tampil memukau di acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan dan Awarding Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya 2017, Selasa (19/12/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Perhelatan Awarding Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya 2017 di Jalan Tunjungan Surabaya, Selasa 19/12/2017) lalu, benar-benar spesial. Selain dihadiri sekitar 100 ribu pengunjung, juga dihadiri penyanyi bersuara merdu, Vidi Aldiano.

Mengenakan balutan busana santai dan topi serba berwarna merah, Vidi menghipnotis ribuan pengunjung yang hadir pada acara yang dihelat mulai pukul 06.00 sampai 21.00 tersebut.

Vidi Aldiano yang naik panggung pukul 14.30 itu, membawakan empat lagu. “Mohon maaf kawan-kawan sekalian, Vidi naik panggung nggak ada persiapan sama sekali. Ini tadi mendadak diminta sama Bu Risma, Wali Kota Surabaya,” ujar dia, lalu disambut aplaus panjang penonton.

Vidi membuka dengan tembang Definisi Bahagia. Lagu yang dirilis tahun 2016 tersebut, sempat masuk nominasi AMI Award untuk Artis Solo Pria Pop Terbaik.

Vidi lalu mengajak penonton bersenandung dengan “Hey..yeaa..” Kemudian mengalir tembang Lupakan Mantan. Disusul lagu lama yang dinyanyikan Chrisye, Aku Cinta Dia. Di lagu ketiga ini, pennton mulai bisa menirukan liriknya.

 Hati yang berbunga//Pada pandangan pertama//Oh Tuhan, tolonglah//
Aku cinta, aku cinta dia

Wow, ternyata banyak yang hapal lagu ini, ya. Ini dirilis era 80-an. Pasti yang hadir di sini usia…,” timpal Vidi yang langsung disambur gerr penton.

Dalam kesempatan itu, Vidi Aldiano juga memperkenalkan usaha kuliner kreatif yang dirintis tahun 2017 dengan brand Vidi, Vini, Vici (Datang Lihat Rasakan). Produk yang ditawarkan adalah sejenis kue bolu berbentuk donat dengan aneka rasa.

“Dalam kesempatan ini, Vidi juga mau memperkenalkan usaha Vidi yang mulai dirintis 2017. Ada yang tahu?” tegas dia kepada para pengunjung. Sontak pengunjung berteriak. “Vidi Vini Vici,”, lantas bergema tepuk tangan meriah penonton.

Vidi mengaku kagum dengan antusiasme warga Surabaya. Ia juga tidak menyangka, dalam waktu kurang lebih 4 jam, produk yang dia tawarkan ludes terjual.