Valuasi Saham BCA Terbesar di Asia Tenggara

bca

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kini memiliki valuasi saham lebih besar di Asia Tenggara. BCA berhasil menyalip DBS Group Holdings Ltd. Berdasarkan laporan Bloomberg, bulan ini BCA memiliki kapitalisasi pasar mencapai USD24,5 miliar. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di kawasan. Sedangkan DBS asal Singapura hanya memiliki kapitalisasi USD24 miliar.

Bank yang berbasis di Jakarta ini terus mencatatkan kenaikan saham pada tahun ini. Jika melirik pergerakan sahamnya, bank dengan kode BBCA ini mencatatkan grafik relatif stabil dibandingkan dengan DBS.

Meningkatnya kapitalisasi pasar saham BCA ini cukup menggembirakan. Pasalnya, pada 2014 BCA masih menduduki peringkat lima setelah DBS Singapura, Maybank Malaysia, OCBC Singapura, dan UOB Singapura.

Kapitalisasi saham BCA pada awal 2014 baru mencapai USD22 miliar. Sementara nilai kapitalisasi DBS mencapai USD32,2 miliar, Maybank USD26,2 miliar, OCBC 26,1 miliar, dan UOB sebanyak USD26 miliar.

Meningkatnya kapitalisasi saham bank di Indonesia ini tak lepas dari masuknya dana asing ke pasar modal Indonesia. Maklum, saat ini komposisi investor lokal masih jauh tertinggal dibandingkan investor asing.

Dari sekitar 500 ribu investor di pasar modal, 63 persen didominasi asing. Sedangkan 37 persen berasal dari investor lokal. Sejak awal tahun hingga 11 Februari, nilai beli bersih (net buy) investor asing di pasar saham mencapai Rp1,52 triliun. Di sepanjang tahun ini, dana asing diprediksi akan terus mengalir ke pasar modal Indonesia. (mtr)