USBN SMP untuk Uji Kompetensi Siswa

USBN SMP untuk Uji Kompetensi Siswa

Pelaksanaan ujian sekolah berbasis nasional (USBN) di SMPN 43 Surabaya, Senin (17/4/2017). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Siswa kelas III Sekolah Menengah Pertama (SMP) Surabaya mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) yang akan digelar selama tiga hari, mulai Senin (17/4/2017). Jadwal untuk USBN adalah Pendidikan Agama dan Budi Pekerti di hari pertama, Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) pada hari kedua dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada hari terakhir.

Usai mengikuti USBN ini, nantinya pada 2 Mei 2017, juga dilaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP yang akan digelar dengan menguji empat mata pelajaran.

Kepala SMPN 43 Surabaya Moch. Kelik Sachroen Djailani mengatakan, USBN  dilaksanakan dengan tujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di sekolah untuk mata pelajaran tertentu dengan mengacu pada standar kompetensi lulusan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajarnya.

”Siswa peserta USBN SMP diharapkan tetap fokus melaksanakannya, meski nantinya masih akan ada UNBK. USBN ini sifatnya di tingkat sekolah, tetapi kami minta siswa tetap belajar dengan giat,” kata Kelik.

Bahkan, dirinya meminta agar para siswa tetap mengikuti kembali tryout setelah pulang sekolah pascapelaksanaan USBN yang sudah dijadwalkan.

“Siswa memang harus dipersiapkan agar tidak grogi menghadapi ujian yang akan dihadapi. Juga agar tetap tenang saat pelaksanaan ujian nanti,” lanjutnya.

Kepala SMPN 22 Surabaya Sisminarto mengatakan sebaiknya para siswa tetap belajar dengan giat. “Karena kalau diruntut, setelah mengikuti USBN siswa akan mengikuti UNBK dengan jedah waktunya tidak panjang,” papar dia.

Sekolahnya sendiri, sambung dia,  akan mengevaluasi agar tidak terjadi kendala. “Kalau dari evaluasi nanti kita temukan ada kekurangan, maka akan segera kami benahi, agar saat UNBK siswa tidak terkendala sesuatu apapun,” kata Sisminarto. (wh)