Usai Nyoblos, Risma Pantau 5 Wilayah Pemungutan Suara

Usai Nyoblos, Risma Pantau 5 Wilayah Pemungutan Suara

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini turut menyemarakkan penyelenggaraan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014, Rabu (9/4/2014). Risma menyalurkan suaranya di TPS 1 Kelurahan Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, Surabaya.

Berdasarkan pantauan enciety.co, sekitar pukul 07.15 Risma keluar dari rumahnya di kawasan Taman Pondok Indah bersama suami, Djoko Saptoadji dan kedua anaknya, Fuad Bernardi dan Tantri Gunarni Saptoadji.

Risma mengenakan setelan batik kawung dengan kerudung hitam. Putri bungsunya, Tantri, lebih memilih memakai pakaian berbahan santai dan kerudung bermotif kupu-kupu. Djoko dan Fuad berkemeja, mengikuti Risma dari belakang.

Sepanjang perjalanan menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS), Risma lebih sering mampir untuk bersalaman dan menyapa para tetangganya. Dari depan pagar sebelah rumahnya, ia mengajak beberapa ibu-ibu yang juga berjalan ke arah TPS 1. “Mari, Bu,” ajaknya. Sesekali ia mengajak mereka mengobrol ringan.

Dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 399, Risma mendapat nomor urut 171. Memasuki TPS pukul 07.25, keluarga wali kota itu masih harus menunggu hampir 30 menit sebelum surat suara selesai dihitung pihak PPS. Panitia lantas mendahulukan keluarga Risma untuk mencoblos.

“Lho kok aku dulu? Ibu ini datangnya duluan, Pak,” katanya sedikit protes. Namun panitia bersikukuh mempersilakan Risma memasuki bilik suara pertama kali.

Meski pileg menjadi hari libur nasional, Risma tetap menjalankan agenda blusukannya. Ia memantau lima lokasi pemungutan suara di Surabaya.

“Nanti akan saya coba pantau 5 wilayah pemungutan suara setelah pencoblosan selesai. Selain di sini (Wiyung, Red), kemungkinan Kecamatan Karangpilang, Kecamatan Gunung Anyar, Rungkut, Bulak, sama Pakal, Benowo. Saya pengen lihat yang paling pinggir,” tandasnya.(wh)