Universitas Brawijaya-Puspa Agro Kerja Sama Pengembangan Agrobis

Universitas Brawijaya-Puspa Agro Kerja Sama Pengembangan Agrobis

Dirut Puspa Agro Abdullah Muchibuddin menjelaskan program saat menerima kunjungan Rektor Universitas Brawijaya Malang di VIP room Gedung Tani Puspa Agro, Rabu (19/4/2017). foto:arya wiraraja/enciety.co

Manajemen PT Puspa Agro dan Universitas Brawijaya (UB) Malang sepakat mempercepat realisasi kerja sama untuk mengembangan agrobis di Jatim. Pada gilirannya, kerja sama ini akan memberikan kontribusi positif bagi upaya meningkatkan nilai tambah atau kesejahteraan petani Jatim.

Hal itu terungkap dalam pertemuan lanjutan antara manajemen Puspa Agro dan UB di VIP room Gedung Tani Puspa Agro, Rabu (19/4/2017) siang .

“Tidak ada kata lama, makin cepat makin bagus,” tegas Rektor UB Malang Mohammad Bisri dalam kunjungan ke Puspa Agro, Rektor didampingi Wakil Rektor IV Moch. Sasmito Djati, beberapa Kabiro dan Kabag, serta dekan yang terkait dengan sektor agro.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, pihak Puspa Agro yang dipimping langsung oleh Dirut Puspa Agro, Abdullah Muchibuddin, didampingi Direktur Dara Jingga Wulandari. Sementara Direktur PT Jatim Grha Utama (JGU), holding Puspa Agro, M. Rudiansyah hadir menyaksikan pertemuan tersebut.

PT Puspa Agro, selaku pengelola pusat perdagangan agro, memang terus mengembangkan perannya dalam kerangka membantu meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani di Jatim.  Selain secara riil melakukan aksi jemput bola untuk membantu pemasaran hasil panen petani, Puspa Agro juga melakukan langkah pendukung dengan menggandeng Universitas Brawijaya (UB) Malang.

Hal itu dikuatkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama (MoU) antara PT Puspa Agro dan UB di Malang, 24 Maret 2017 lalu. Adapun materi kesepakatan berupa kerja sama bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan bidang agro-komplek.

“Setelah penandatanganan dengan Pak Rektor dan sekarang ada pertemuan lebih teknis, nanti ditindaklanjuti dengan perjanjian kerja sama (PKS) dengan para ketua jurusan yang memiliki korelasi dengan pengembangan sektor agro,” kata Muchibuddin.

Mengutip naskah kesepakatan bersama (MoU) yang telah ditandatangani, Muchibuddin mengungkapkan, kerja sama Puspa-UB  dilakukan dengan maksud mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki oleh kedua belah pihak untuk meningkatkan pelayanan pendidikan, penelitian,  pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan bidang agro-komplek.

“Sementara tujuannya, untuk terwujudnya pencapaian yang signifikan atas bidang-bidang tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan, implementasi kerja sama itu nanti akan men-support pengembangan sektor agro dari hulu hingga hilir, dari parproduksi, produksi (pembibitan dan cocok tanam) hingga pemasarannya. Dengan demikian, dari aspek kemanfaatan, kerja sama ini diorientasikan membantu pengambangan sektor agro di Jatim secara terintegrasi. Pada gilirannya, hasil akhirnya bisa dinikmati para petani, termasuk di dalamnya para peternak dan petambak atau nelayan.

Dalam dialog di Gedung Tani Puspa Agro kemarin, Rektor M. Bisri menyatakan siap memasok beberapa komoditas petani binaannya ke Puspa Agro. Di antaranya, mulai Mei 2017 UB akan memasok komoditas kopi jenis Jawa sebanyak 60 ton sekali masa panen. Selain itu, kopi jenis Robusta dan Arabica juga siap dipasok ke Puspa Agro, yang selanjutnya didistribusikan ke mitra-mitra bisnis Puspa Agro.

“Selain kopi, beberapa jenis sayur dan tales juga potensinya besar untuk merealisasikan kerja sama ini,” ujar Bisri. (wh)