UK Petra Surabaya Bakal Gelar Lomba Catur Berskala Nasional

UK Petra Surabaya Bakal Gelar Lomba Catur Berskala Nasional
sumber foto: bulletinmetropolis.com

Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya bakal menyelenggarakan lomba catur setingkat nasional. Lomba catur yang akan diselenggarakan pada Jumat (17/4/2015) hingga Minggu (19/4/2015) ini diselenggarakan oleh para mahasiswa pecinta catur yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UKP Surabaya.

Kepada wartawan, Ketua Panitia Petra Chess Competition (PCC) 2015, Evelyn Sugianto, mengatakan bahwa lomba ini menggandeng Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi). Rencananya akan diselenggarakan selama tiga hari berturut–turut di Ciputra World Surabaya mulai pukul 13.00 WIB.

“Kegiatan tahunan skala nasional ini kami adakan untuk semua jenjang usia. Mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Universitas. Misalkan kompetisi di tingkat mahasiswa berupa pertandingan dalam bentuk tim dengan sistem pertandingan Swiss Tournament dan beranggotakan 4 orang pemain dalam setiap timnya,” bebernya di Surabaya, Kamis (16/4/2015).

Sedangkan untuk kategori masyarakat umum akan diadakan kompetisi dengan sistem secara individual. Intinya penyelenggaraan ini diadakan untuk lebih mengasah keterampilan otak dalam berpikir. Ini karena olah raga ini biasanya dilakukan dengan cara menganalisa setiap situasi sebelum bertindak, itulah manfaat dari olah raga catur.

Ia juga menambahkan, bagi para peserta yang bermain secara tim di haruskan melalui 6 babak sedangkan untuk single melalui 7 babak. Tiap babak menghabiskan waktu 50 menit. Nantinya poin tiap babak ini yang akan dijumlahkan, peserta dengan poin terbanyak yang akan menjadi juaranya.

Hingga saat ini para peserta yang sudah mendaftar untuk kategori tim sebanyak 38 tim, sedangkan untuk kategori individual sebanyak 90 orang. Untuk tim akan memperebutkan juara 1, 2 dan 3 sedangkan untuk masing – masing kategori akan memperebutkan 10 pemenang.

“Perlombaan ini dikelola secara professional dengan cara pengaturan score sekaligus wasitnya berasal dari Percasi”, tutup Evelyn. (wh)