Ujian Tengah Semester, Siswa SHS Masak Tiga Menu Western

Ujian Tengah Semester, Siswa SHS Masak Tiga Menu Western
Puluhan siswa SHS mengikuti ujian peraktik Westent Menu Fruit Salad dan Chicken Steak di Gedung SHS Surabaya, Rabu (9/9/2015). Arya wiraraja/enciety.co

Melakoni ujian tengah semester Surabaya Hotel School (SHS) Surabaya, Rabu (9/9/2015), puluhan siswa dapat membuat fruit salad, chicken steak dan Hungarian soup goulash.

Chef Edi Prasojo memamerkan hasil ujian praktik siswa-siswanya. Arya wiraraja/enciety.co
Chef Edi Prasojo memamerkan hasil ujian praktik siswa-siswanya. Arya wiraraja/enciety.co

Chef Edi Prasojo, Mentor dan staf pengajar senior SHS, menjelaskan ketiga menu tersebut merupakan satu paket yang biasanya disajikan dalam makan malam di hotel-hotel berbintang dan rumah makan ternama yang mengambil konsep sajian menu western.

Untuk lulus dalam semester ini, SHS mewajibkan para siswa agar dapat membuat satu paket menu unggulan dengan waktu dua jam. “Seharusnya waktu yang dibutuhkan untuk membuat ketiga menu tersebut adalah tiga jam. Setelah praktik, kami juga akan melakukan ujian lisan dan tertulis untuk membedah resep yang mereka buat,” ujarnya.

Untuk membuat menu unggulan ini, sambung dia, butuh bahan-bahan dasar yang gampang ditemukan. Untuk membuat salad, dibutuhkan buah-buahan pilihan yang segar. Sedangkan  untuk membuat chciken steak dibutuhkan daging ayam premium rendah lemak.

“Setelah itu, untuk membuat Hungarian soup goulash, harus disiapkan bahan dasar berupa mashroom sauce,” jelas Edi.

Ia lalu melanjutkan, yang harus dibuat terlebih dulu adalah saus mayonese untuk salad dan saus chicken steak. “Kami dahulukan untuk sausnya, karena untuk membuat saus dibutuhkan detail dan rasa pas. Memasak saus juga tidak bisa cepat karena menggunakan api yang tidak besar. Ini dilakukan agar rasa yang dihasilkan nikmat,” ujar Edi yang juga merupakan Manager F&B Restoran Ria.

Dia memaparkan, jika dinilai dari prinsip ekonominya, menu unggulan ini dapat menghasilkan untung berlipat.

“Untuk membeli bahan-bahan ketiga menu tersebut, kita hanya menyiapkan uang sebesar Rp 35-45 ribu. Dengan modal tersebut, ketiga menu tersebut dapat dijual dengan harga Rp 120-150 ribu,” ulas dia.

Ujian peraktik ini digelar agar semua siswa SHS dapat memperiapkan diri ketika mereka telah lulus dan terjun ke dunia profesional. (wh)