UEFA Periksa 76 Klub Bermasalah

UEFA Periksa 76 Klub Bermasalah

 

UEFA melakukan pemeriksaan besar-besaran. Sebanyak 76 klub diperintahkan untuk segera menyampaikan laporan kondisi keuangan mereka. Hal itu dilakukan dalam rangka penegakkan aturan Financial Fair Play.

Hasil laporan keuangan klub-klub tersebut kemudian akan diaudit oleh Komisi Pengawas Keuangan Klub UEFA. Selanjutnya pada April, UEFA akan merilis daftar klub yang melanggar aturan Financial Fair Play. Jika ada klub-klub yang melanggar, selanjutnya akan diserahkan kepada Komisi Disiplin UEFA untuk diberikan sanksi.

“UEFA akan melindungi sepak bola Eropa dari keserakahan serta pengeluaran tak masuk akal akan kegilaan tentang keuangan. Financial Fair Play pada dasarnya mengarahkan klub untuk hidup dari pendapatan secara berkesinambungan,” tulis sebuah pernyataan UEFA yang dilansir Football Italia.

Financial Fair Play rules diberlakukan untuk mengatur klub membatasi anggaran pengeluaran sehingga ada keadilan dan kelayakan antara sesama klub. Dalam keterangan hari Jumat UEFA tidak membeberkan nama-nama klub yang sedang dalam penyelidikan.

“UEFA tidak berusaha untuk mengekang klub, Financial Fair Play ada justru untuk membantu klub. UEFA tidak akan ragu mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi sepak bola,” lanjut pernyataan itu.

Selanjutnya UEFA mengatakan 76 klub atau hampir sepertiga dari klub yang ikut dalam Champions League dan Europa League musim kompetisi sekarang mengalami defisit mendekati 600 juta dolar.
 
Semua klub telah diminta untuk mendinikan statement keuangan mereka kepada sebuah badan independen yang dibentuk UEFA dan memantau keuangan klub-klub itu. (bh)