Turis Asia Mulai Padati Bali

 

Turis Asia Mulai Padati Bali Konflik  yang terjadi di Vietnam dan Thailand  membawa berkah pada industri pariwisata Bali.  Turis dari kawasan Asia kini mulai memadati  Pulau Dewata ini dalam empat bulan terakhir. Selain krisis yang menimpa di negara pesaing, kenaikan ini juga ditunjang  semakin banyaknya transportasi udara lintas negara.

Sesuai catatan Dinas Pariwisata Provinsi Bali, persentase kenaikan kedatangan wisatawan Singapura yang berlibur ke Pulau Dewata selama Januari-April 2014 merupakan yang tertinggi yakni sebanyak 51,79 persen, menjadi 52.385 orang, jika dibandingkan periode sama 2013 hanya sebanyak 34.511 orang.

Menyusul pelancong yang datang dari  China tercatat melonjak hingga 49,40 persen, menjadi 191.433 orang jika dibandinggkan dengan periode sama 2013 hanya 128.134 orang, dan prosentase peningkatan turis Malaysia ada diurutan ketiga 16.48 persen dengan 64.873 orang dari sebelumnya hanya 55.693 orang.

Wisatawan asal Korea juga tidak ketinggalan yang datang untuk berlibur ke Bali yakni mencapai 44.778 orang selama empat bulan pertama 2014 naik 10,61 persen dari periode sama 2013 hanya 40.483 orang.

Meskipun demikian tercatat turis asal Taiwan yang berkurang dari 38.298 orang menjadi hanya 36.506 orang atau melorot 4,68 persen selama periode Januari-April 2014.

Turis asal Jepang yang datang berlibur ke Pulau Seribu Pura ini juga berkurang sejak beberapa tahun terakhir, namun jumlahnya cukup banyak yakni 59.815 orang, semerntara pelancong asal Pilipina dan Thailand masing-masing 10.325 orang dan 10.093 orang.

Sementara itu, wisatawan asal Hong Kong hanya 9.367 orang selama periode Januari-April 2014.

Peluang untuk bisa menggaet wisatawan mancanegara asal  China masih besar, tentu dengan berbagai upaya supaya mereka mau datang ke Bali, dan jumlahnya bisa melebihi kehadiran masyarakat negeri kangguru yang selama ini masih bercokol di urutan pertama yakni sebanyak 280.306 orang selama periode Januari-April 2014.  (ant/ram)