Tumpeng Jadi Ikon Kuliner Indonesia

Tumpeng Jadi Ikon Kuliner Indonesia

 

Kuliner kini menjadi subsektor industri kreatif sekaligus bisa jadi kebanggaan di dalam dan luar negeri, serta menjadi wisata minat khusus di negeri ini. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menetapkan Tumpeng Nusantara sebagai ikon unggulan Kuliner Indonesia.

“Dari ribuan menu masakan tradisional Indonesia, Kemenparegraf dibantu para praktisi dan pakar kuliner, sudah memilih 30 ikon kuliner yang mewakili keragamanan masakan di negeri ini,” kata Firmansyah Rahim, Direktur Jenderal Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenparekraf, di Jakarta, Selasa (28/1/2014).

Dia menuturkan dari 30 ikon kuliner tersebut, harus ada satu makanan unggulan, sekaligus mengikat keanekaragaman itu.

“Karena tumpeng bisa dijumpai di berbagai daerah, maka pilihan ikon unggulan jatuh pada Tumpeng Nusantara,” ungkapnya.

Achyaruddin, Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, Insentif, dan Even Kemenparekraf, menambahkan tumpeng banyak dijumpai di berbagai daerah, berupa nasi gurih dan dapat ditambah dengan aneka macam makanan pendamping.

Oleh karena itu, lanjutnya, ikon kuliner lainnya seperti rendang dari Sumatra Barat, ayam goreng lengkuas dari Bandung, Jawa Barat, urap sayuran dari Yogyakarta, dan sate lilit Bali, bisa jadi pendamping dalam satu menu di piring, untuk disajikan di restoran hingga jamuan makan kenegaraan.

Ke-30 ikon kuliner tersebut adalah ayam panggang bumbu rujak Yogyakarta, gado-gado Jakarta, nasi goreng kampung, serabi Bandung, sarikayo Minangkabau.

Ada es dawet ayu Banjarnegara, urap sayuran Yogyakarta, sayur nangka Kapau, lumpia Semarang, nagasari Yogyakarta, kue lumpur Jakarta, soto ayam Lamongan, rawon Surabaya, asinan Jakarta, dan sate ayam Madura.

Selain itu, sate maranggi Purwakarta, klappertaart Manado, tahu telur Surabaya, sate lilit Bali, rendang Padang, orak-arik buncis Solo.

Ada juga pindang patin Palembang, asam padeh tongkol Padang, nasi liwet Solo, es bir pletok Jakarta, kolak pisang ubi Bandung, ayam goreng lengkuas Bandung, laksa Bogor, kunyit asam Solo, dan nasi tumpeng. (bis/bh)