Trofi Piala Dunia Sambangi Indonesia

Trofi Piala Dunia Sambangi IndonesiaHiruk pikuk  perhelatan Piala Dunia 2014 memang baru digelar di Brazil, Juni-Juli mendatang. Namun  atmosfernya sudah bisa dirasakan pecinta bola Tanah Air sejak sekarang. Ini seiring dengan kedatangan Trofi Piala Dunia di Jakarta,  Senin (6/1/2014).  Sebelumnya,  trofi ini singgah di Negeri Jiran Malaysia selama tiga hari.

Perjalanan Coca-Cola FIFA World Cup Trophy Tour kali ini berlangsung sejak September 2013. Berawal dari Brasil sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014 dan akan berakhir pula atau tiba kembali di Brasil, April mendatang.

“Ini adalah ketiga kalinya simbol yang paling didambakan dalam dunia sepak bola melakukan tur keliling dunia,” demikian pernyataan FIFA di situs resminya.

Pesepakbola asal Kediri, Muslim Habibi menjadi orang yang paling beruntung dengan kedatangan trofi ini. Pemain bola berusia 18 tahun ini akan menjadi orang  pertama yang memegang Trofi Piala Dunia.  Tentu bukan tanpa sebab Habibi bisa mendapatkan kesempatan langka seperti itu. Coca-Cola memberikannya kesempatan itu setelah dia jadi pemain terbaik Piala Coca-Cola 2012.

“Ini surprise. Baru kemarin dikasih tahu untuk berangkat ke Jakarta. Saya juga kaget pas dikasih tahu untuk jadi orang pertama naik ke pesawat untuk melihat trofi Piala Dunia,” ucap Habibi semringah.

Habibi akan bergabung bersama Ketua Umum PSSI Djohar Arifin dan perwakilan Kedutaan Besar Brazil di Bandara Soekarno Hatta. Selanjutnya, trofi dibawa ke suatu tempat  dimana di tempat itu pula, malam harinya akan diadakan gala dinner yang dihadiri oleh para perwakilan PSSI dan KONI.

Pada dua hari berikutnya, trofi Piala Dunia akan dipajang di sebuah ruangan di JCC Jakarta. Di tempat itu, para fans yang sudah memiliki tiket bisa melihat trofi tersebut dari jarak dekat.  Meski begitu, mereka tak boleh menyentuh. Hanya Presiden, Raja atau Ratu, Perdana Menteri  dan orang-orang tertentu lainnya.  Salah satunya adalah Habibi, pemain bola klub Persedikab Kediri.

“Pengalaman ini membuat saya untuk memotivasi diri. Saat ini saya belajar dan mematangkan diri supaya bisa main di level lebih tinggi.” (ram/berbagai sumber)