Triwulan III 2014, Kunjungan Kapal ke Tanjung Perak Naik 2 Persen

 

Triwulan III 2014, Kunjungan Kapal ke Tanjung Perak Naik 2 Persen

Arus kunjungan kapal triwulan III 2014 dalam satuan unit meningkat 2 persen dibanding dengan triwulan III Tahun 2013. Menunjukkan geliat arus perdagangan semakin meningkat di Jawa Timur dan Kawasan Timur Indonesia (KTI).

PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III)  Cabang Tanjung Perak Surabaya, mencatat selama triwulan III tahun 2014 telah melayani kapal sebanyak 55.444.103  dalam satuan Gross Tonage (GT) dan 10.257 dalam satuan unit.

Dibanding dengan triwulan III tahun 2013, capaian tahun ini naik sedikit, ujar Dhany Rachmad Agustian, Kahumas Pelindo III Cabang Tanjung Perak. Untuk satuan unit bila dibandingkan dengan tahun 2013 tercatat naik 2% dari tahun 2013.

Kenaikan 2 persen ini patut diapresiasi mengingat tahun 2014 ini merupakan tahun politik yang cukup menyita perhatian bagi pelaku usaha baik dalam maupun luar negeri.

Berdasarkan jenis kapalnya, kapal petikemas masih mendominasi dengan jumlah 3.419 unit dengan berat mencapai 27.368.946 GT, disusul kapal general cargo sebanyak 1.883 unit dengan berat mencapai 6.076.783 GT.

Selanjutnya kapal penumpang hingga triwulan III tahun 2014  tercatat 988 unit atau setara dengan 7.413.297 GT dengan membawa 600.433 ribu orang penumpang yang naik dan turun melewati terminal penumpang.

Kemudian kapal tanker sebanyak 559 unit atau setara 4.056.644 GT dan kapal curah kering sebanyak 237 unit atau 5.787.670 dalam satuan GT.  Berdasarkan bendera kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 54% adalah kapal berbendera Indonesia.

Dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap kapal lokal dan kapal Pelra, Akhir tahun 2014 segera dilakukan pengerukan kolam didepan dermaga Terminal Kalimas dengan posisi  kade 1.451–1.850 dari kedalaman eksisting saat ini -0,5m s.d -1,4m LWS menjadi -2,5m LWS, menggunakan Escavator Amphibi atau Ponton Escavator sebagai alat keruknya.

Hasil keruk nantinya akan direlokasi ke dumping area di sekitar Nilam Utara. Diharapkan setelah pengerukan ini dapat menambah jumlah pelayanan kapal di Terminal Kalimas yang selama ini rata-rata terdapat 90 unit kapal menjadi 120 unit kapal per bulan, Ujar Dhany. (wh)