Triwulan I, Tingkat Sandar Pelabuhan Tanjung Perak Naik 5,5 Persen

Triwulan III 2014, Kunjungan Kapal ke Tanjung Perak Naik 2 Persen

Kurun tiga bulan awal 2015 ini, Pelabuhan Tanjung Perak telah melayani kapal sebanyak 18.415.569 dalam satuan Gross Tonage (GT). Jumlah ini naik 5,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yaitu 17.443.822 GT. Menurut Kepala Humas Pelindo III selaku operator pelabuhan, kenaikan ini patut diapresiasi mengingat tahun 2015 ini notabene situasi perekonomian masih belum menentu dan nilai tukar rupiah yang terus degradasi membuat para pelaku usaha melakukan efisiensi dengan menunggu kepastian kondisi perekonomian di Indonesia.

Berdasarkan jenis kapal yang merapat ke Tanjung Perak, kapal petikemas masih mendominasi dengan jumlah 1.048 unit dengan berat mencapai 9.051.720 GT, disusul kapal general cargo sebanyak 642 unit dengan berat mencapai 2.773.031 GT.

Selanjutnya kapal penumpang hingga triwulan I tahun 2015 tercatat 280 unit atau setara dengan 2.743.550 GT dengan membawa total 109.603 orang penumpang yang naik dan turun melewati terminal penumpang. Kemudian kapal tanker sebanyak 280 unit atau setara 2.743.550 GT Berdasarkan bendera kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 54 persen adalah kapal berbendera Indonesia.

Untuk arus barang, menurut Dhany, terjadi kenaikan sebesar 45% pada kemasan General Cargo (GC) dan 28 persen pada Curah Kering (CK). Jadi total arus barang dengan satuan Ton/m3 naik 14 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2014 dan 2015.

Untuk arus petikemas dari terminal Jamrud, Mirah, dan Nilam yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak tidak ada peningkatan yang signifikan, tercatat arus bongkar muat petikemas hampir sama dengan tahun lalu. Tahun 2015 triwulan I sebanyak 130.698 teus 120.409 dalam satuan box. “Semoga dengan adanya program Short Sea Shipping, biaya pengiriman peti kemas dari Jakarta ke Surabaya atau Surabaya ke Jakarta dengan paket promosi sebesar 2 juta rupiah untuk ukuran 20 feet melalui jalur laut dapat mendongkrak arus petikemas domestik di sini,” tambah Dhany. (ram)