Transaksi Sentra UKM Surabaya Naik Signifikan

Transaksi Sentra UKM Surabaya Naik Signifikan

Wiwiek Widayati menghadiri Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya di Kecamatan Gubeng. foto: arya wiraraja/enciety.co

Keberadaan Sentra UKM di Surabaya sangat membantu pemasaran produk pelaku usaha. Pasalnya, transaksi sentra-sentra UKM itu, kurun waktu terakhir, mengalami peningkatan signifikan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya Wiwiek Widayati dalam Road Show Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya di Kecamatan Gubeng, Jumat (6/9/2019).

Dinas Perdagangan mencatat, mulai Januari sampai September 2019, transaksi di Sentra UKM RSUD Bhakti Dharma Husada (RS BDH) Surabaya mencapai Rp 560 juta. Lain halnya di Sentra UKM Siola. Sepanjang tahun 2018, transaksi penjualan mencapai Rp 2,3 miliar.

“Peluang ini harus dimanfaatkan pelaku usaha yang telah memiliki produk,” ujar Wiwiek. Capaian tersebut merupakan prestasi tersendiri. Sebab, semua produk yang dijual di Sentra UKM merupakan produk orisinal yang dibuat pelaku usaha Surabaya.

Wiwiek berharap di tahun 2019 ini bisa lebih baik dari 2018. Setidaknya omzet dari Sentra UKM bisa tembus dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

“Contohnya, di Sentra UKM RSUD BDH Surabaya itu memang jarang sekali produk handicraft. Yanh banyak dijual di sana itu makanan minuman. Perputarannya sangat cepat, karena di sana pasarnya jelas, para pasien rawat dan inap,” terang dia.

Dalam kesempatan itu, Wiwiek mengingatkan pelaku usaha khususnya di Kecamatan Gubeng untuk terus bersemangat dan berusaha mengembangkan usahanya.

“Di Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda Surabaya tidak hanya diajarkan bagaimana cara membuat produk, tapi juga managemen usaha dan strategi pemasaran.

“Di sana panjenengan semua bakal diajarkan bagaimana cara promosi atau marketing. Baik dengan cara online maupun offline. Jangan khawatir, jika panjenengan belum punya usaha dan ada niat mau usaha, segera datang di Kaza City Mall untuk ikut pelatihan,” papar Wiwiek.

Setelah menyelesaikan sambutannya, Wiwiek yang didampingi staf Organisasi Peranglat Daerah (OPD). Kecamatan Gubeng dan lurah meninjau 50 stan pelaku usaha yang menggelar produknya di acara road show. Wiwiek juga memborong beberapa produk. (wh)

Berikan komentar disini