TPS Tambah Kapasitas Handling

TPS Tambah Kapasitas Handling

PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menambah kapasitas bongkar muat (handling) petikemas domestik dari 75 menjadi 100 boks per jam. Peningkatan tersebut terjadi setelah terminal domestik yang semula hanya mengoperasikan dua Container Crane (CC) dan satu unit Horbour Mobile Crane (HMC) mendapatkan tambahan satu uni CC baru.

Kepala Humas PT Terminal Petikemas Surabaya Moh Sholeh mengatakan, terhitung mulai 1 Agustus 2015 terminal domestic mendapatkan tambahan satu unit CC baru. Sehingga total peralatan menjadi 3 CC dan 1 HMC.

“Rata-rata satu alat menghandle 25 boks per jam, termasuk HMC. Sampai sekarang kapasitas terpasang masih belum maksimal. Karena perilaku bongkar muat petikemas domestik menggunakan sistem truck losing,” kata Sholeh.

Menurut Sholeh, sistem  truck losing sedikit lebih lambat dibanding sistem stacking. Karena kelancaran pembongkaran sangat tergantung dengan kecepatan dan kesiapan angkutan trailer. TPS mengupayakan sistem truck losing bias dipercepat dari kondisi sekarang.

Arus petikemas di TPS mulai Januari sampai Juli 2015 tercatat petikemas domestik sebesar  88.234 TEUs atau turun 2 persen di banding periode yang sama tahun 2014. Sedangkan arus petikemas internasional sebesar 692.312 TEUs atau naik 1 persen disbanding periode yang sama tahun 2014.

Tahun ini TPS mentargetkan arus petikemas keseluruhan sebesar 1.407.628 TEUs. Petikemas domestik 174.887 TEUs dan petikemas internasional sebesar 1.232.741 TEUs. “Biasanya semester II mengalami peningkatan. Kita tetap optimis dapat mencapai target,” tambah Sholeh. (wh)