Toyota Tarik 1,9 Juta Mobil Prius di Seluruh Dunia

Toyota Tarik 1,9 Juta Mobil Prius di Seluruh Dunia

Raksasa mobil Jepang Toyota memberikan pernyataan bahwa pihaknya sedang menarik 1,9 juta mobil hybrid Prius-nya di seluruh dunia karena kesalahan yang dapat menyebabkan kendaraan melambat tiba-tiba.

Perusahaan mengatakan ada masalah dengan perangkat lunak yang digunakan untuk mengontrol converter listrik.

“Dalam kasus-kasus tertentu, sistem hybrid mungkin tertutup dan kendaraan akan berhenti, mungkin ketika sedang dikendari,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Produsen mobil terbesar di dunia itu menambahkan bahwa skenario yang paling mungkin adalah cacat tersebut bisa memicu menonaktifkan lampu peringatan kendaraan dan “mungkin” menyebabkan itu memasuki “failsafe mode”, di mana mobil masih bisa dikendari tetapi dengan kekuatan (daya) berkurang.

“Mobil itu mungkin berhenti saat dikemudikan, tetapi tidak tiba-tiba,” kata seorang juru bicara perusahaan yang berbasis di Tokyo. “Mobil akan melambat, akhirnya berhenti.”

Toyota mengetahui lebih dari 400 kasus masalah, termasuk 300 di Jepang dan 90 di Amerika Utara, katanya, menambahkan bahwa tidak ada kecelakaan telah dilaporkan karena cacat tersebut.

Sementara itu, Toyota Kanada mengatakan bahwa ada 13.791 mobil Prius telah ditarik dari negeri ini. Toyota tipe RAV4s 2012, Tacomas 2012-2013, dan Lexus RX350s 2013-2014 juga ditarik dari Kanada. Jumlahnya mencapai 25.577 unit.

Mobil Prius ditarik dari peredaran merupakan produksi Maret 2009 dan Februari 2014. Penarikan mobil ini dimaksudkan untuk upaya perbaikan produk di bagian sirkuit elektronik yang menyebabkan sistem kontrol stabilitas kendaraan terganggu, antilock brake terganggu, dan fungsi kontrol untuk mematikan mesin.

 

Perusahaan mengatakan kendaraan tersebut ditarik untuk memperbaiki kondisi sirkuit elektronik yang dapat menyebabkan kontrol stabilitas kendaraan, antilock brake, dan fungsi kontrol traksi untuk sesekali mematikan. (bh/berbagai sumber)