TOS di Teluk Lamong Siap Dioperasikan

TOS di Teluk Lamong Siap Dioperasikan

Terminal Operation System (TOS) yang akan diterapkan di Terminal Multipurpose Teluk Lamong sudah siap dioperasikan. “Kesiapan itu sudah mencapai 90 persen dan siap untuk diimplementasikan,” ujar Direktur Operasional PT Terminal Teluk Lamong Agung Kresno Sarwono,  Selasa (21/1/2014).

Ia lalu mengungkapkan, penerapan TOS ini perlu dilakukan uji coba. Sedianya, uji coba itu akan dilakukan setelah proyek pembangunan dermaga terbesar di Indonesia Timur ini tuntas, April mendatang.

Agung menyatakan, uji coba itu untuk mengetahui sistem yang telah dibeli oleh PT Pelabuhan Indonesia III selaku perushaan induk. “Untuk mengujinya harus dengan real trial (uji coba sungguhan). Harus ada shipping line (perusahaan pelayaran) yang bisa menjadi volunteer,” terang dia.

Menurut dia, bukan pekerjaan gampang untuk melakukan real trial ini. Masalahnya belum tentu ada shipping line yang bersedia menjadi volunteer. Masalah itu bisa dimengerti mengingat pemindahan petikemas dengan sistem real trial membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Agung menyebutkan ada sistem operasi yang ada di terminal modern pertama di Indonesia ini. “Ateknologi pertama menggunakan TOS, sedangkan teknologi kedua menggunakan docking system. Dua-duanya memang perlu dilakukan uji coba agar penerapan tekonologi ini betul-betul layak diimplementasikan,” urainya.

TOS sendiri merupakan mekanisme pengeluaran delivery dan receiving melalui sistem online. Dimana setiap truck yang masuk tidak perlu membawa butki pengambilan atau pengiriman barang dalam bentuk print out.

Semuanya sudah terstruktur dan terdaftar melalui web secara online. “Tidak perlu banyak orang, tidak lagi menggunakan kertas. Cukup tanda pengenal baik dikendaraan maupun pengemudi, sudah bisa digunakan untuk masuk ke terminal untuk mengirim atau menerima barang,” urainya.

Sejauh ini, sambung dia,  PT Terminal Teluk Lamong sudah melakukan pembicaraan dengan sejumlah perusahaan pelayaran domestik. Diantaranya Temas, Tanto, meratus, dan  Spil. Keempat perusahaan pelayaran besar ini sudah memiliki rute pasti dari Tanjung Perak menuju Belawan Medan.

Shipping line ini diharapkan sudah mengikuti windows system (kedatangan kapal terjadwal) di Teluk Lamong. Windows system ini nantinya juga dicocokkan dengan TOS di Teluk Lamong untuk melihat kesiapan teknologi anyar itu. (wh)