Gak Tahan Di-Bully, Tom Cleverly Tutup Akun Twitter

Gak Tahan Di-Bully, Tom Cleverly Tutup Akun Twitter

 

Merosotnya penampilan Manchester United (MU) musim ini  tak hanya membuat tim pelatih dan pemain panen cemohan di dunia nyata. Di halaman lini masa, para punggawa Setan Merah juga jadi sasaran bully. Salah satunya menimpa gelandang muda MU, Tom Cleverly.  Pemain energik ini terpaksa menutup akun twitter-nya setelah di-bully para penggemar MU.

Akun twitter beralamat @tomclevz23 itu telah terverifikasi dan diikuti ribuan orang.  “Saya ingin penggemar berada di samping saya,’ kata Tom Cleverly membeberkan alasan penutupan akun, seperti dilansir Mirror.

Apes bagi Cleverley, keputusan menutup akun twitter tersebut ternyata tidak serta-merta menghentikan cemooh yang datang bak air bah. “@tomclevz23 You and Moyes are a shame to modern day football. Hahaha talking abt Spanish style.Better find a team like chesterfield to join,” tulis akun @squidwid1, mencemooh pernyataan Cleverley.

Sebelumnya, Tom Cleverly memang mengaku mengadopsi gaya permainan Spanyol yang mengutamakan penguasaan bola dalam gaya permainannya saat ini. “Prinsip mereka, selama kita menguasai bola, tim lawan tidak bisa menyakiti kita,” kata Cleverley ketika itu.

Lain lagi kicauan Jack Cunnah di alamat @cunnahbear93. “@tomclevz23. Moyes has told you to be a holding midfielder. Then your job is to pass, tackle hard and intercept. You cant do any of this!!!

Atau, kicauan dari akun @MancUtdFF. “@tomclevz23 “does not exist”. Just like on the pitch.

Entah berapa lama cemoohan-cemoohan tersebut bakal mendera pemain 24 tahun tersebut. Yang jelas, ditambahkan Tom Cleverly, sebagai pribadi yang juga dilahirkan sebagai penggemar United, cemooh tersebut sangat melukainya.
“Sakit rasanya,” katanya. (ram)