TNI Pamerkan 1.649 Alutsista Perang Modern

TNI Pamerkan 1.649 Alutsista Perang Modern
Alutsista modern didemonstrasikan pada HUT ke-69 yang berlangsung di Koarmatim Surabaya, Selasa (7/10/2014).

Dalam puncak peringat Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT TNI) ke-69, lebih dari 1.649 alutsista perang dipamerkan dalam parade demonstrasi kekuatan TNI di Komando Armada Timur (Koarmatim) Surabaya, Selasa (7/10/2014).

Alutsista yang didemonstrasikan pada upacara tersebut terdiri dari matra udara, darat, dan laut. Seperti yang dimuat pada berita sebelumnya, demonstrasi sebagai peringatan HUT TNI dan masa akhir tugas Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai presiden ini terbesar sepanjang sejarah TNI.

Seperti yang terlihat di matra udara. TNI Angkatan Udara (AU) mengambil bagian dengan mendemonstrasikan pesawat T-5i, pesawat Sukhoi SU-30 MK2, pesawat F-16, pesawat Super Tucano, Pesawat Hercules C-130H, Helokopter Full Combat SAR Mission, Pesawat G-120TP GROB, dan peswat PSU Oerlikon GDF-009.

Sedangkan di matra laut, TNI Angkatan Laut (AL) mengambil penuh wilayah laut dengan menerjunkan Multi Role Light Frigates (MRLF), Kapal Perusak Kawal Rudal (PKR), Kapal Degaussing Korve Sigma Class, MLM KRI Kelas Korvet, Kapal antu Hydro Oceanografi, Kapal Landing Platform Dock (LPD), Kapal Layar Latih, Heli AKS (Panther), Tank Amfibi BMP-3F, Panser Amfibi BTR 4, dan MLRS kaliber 122 milimeter.

Pada unsur matra darat, TNI Angkatan Darat (AD) menggelar parade dan defile Main Battle Tank (MBT) Leopard, Tank Marder,Multi Launch Rocket System (MLRS) Astros II, Meriam Caesar 155/52-calibre, Rudal Arhanud Mistral, Rudal Arhanud Starstreak, Heli Serang Fennec, Heli Serang Apache, Helikopter Mi-17, dan Helikopter Mi-35.

“Total Matra Darat 1.035 alutsista dari TNI AD, matra laut sebanyak 346 alutsista dari TNI AL, dan matra udara sedikitnya 268 alutsista dari TNI AU,” terang Moderator acara HUT TNI ke-69.

Pada kesempatan itu, Menteri Pertahanan Nasional (Menhan), dalam siaran persnya juga mengaku memerkan sejumlah alutsista buatan luar negeri hingga dalam negeri terbaru pada demonstrasi kal itu.

“Kalau alutsista buatan dalam negeri ada Panser Anoa, Heli Serbu Bell 412EP dan Rantis tiga per empat ton, Pesawat CN-235 MPA, Kapal KCR Type 40, Kapal KCR Type 60, Kapal Angkut Tank, Kapal Landing Craft Ultility (LCU), Kapal LCVP, Kapal Patroli, Truck 2,5 ton, combat boat, sea raiderm dan kapal bantu minyak cair (BCM),” bebernya.

Selain itu, terdapat pesawat Cn-295, pesawat NAS-332 tactical transport, pesawat C-212-200, Helikopter NAS-332, Pesawat Tanpa Awak (UAV) Wulung, serta Tank AMX-13/Retrofit.

“Alutsista tersebut diadakan pada Renstra I 2010 hingga 2014. Dengan total anggaran Rp 122 triliun. Rp 19 triliun di antaranya diserap oleh industri pertahanan dalam negeri,” jelasnya. (wh)