TNI AL dan Jepang Bertemu di Surabaya Bahas Keamanan Maritim

TNI AL dan Jepang Bertemu di Surabaya Bahas Keamanan Maritim

Angkatan Laut Indonesia dan Jepang yang bertemu di Hotel Sheraton, Rabu (18/5/2016).

Navy-to-Navy Staff Talks ke-5 antara TNI Angkatan Laut (AL) dan Japan Maritime Self Defense Forces (JMSDF) berlangsung di Hotel Sheraton, Rabu (18/5/2016). Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya tahun 2014 di Tokyo Jepang.

Delegasi TNI AL dipimpin Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto, Paban V Straops Sopsal, sementara delegasi JMSDF dipimpin CAPT Yoshihiro Goka, Director of Plans and Programs Division, Maritime Staff Office.

Pada sambutan pembukaannya, Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto menyampaikan apresiasi TNI AL atas kehadiran Chief of Staff JMSDF, Admiral Tomohisa Takei pada WPNS ke-15, April lalu di Padang.

Serta partisipasi JSMDF pada Latma Komodo 2016 dengan menghadirkan JDS Ise, kapal induk berjenis Helicopter Destroyer yang merupakan unsur terbesar pada Latma tersebut.

“TNI AL berharap dapat meningkatkan kerja sama yang lebih baik dengan JMSDF pada masa mendatang,” kata Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto.

Demikian pula sebaliknya, CAPT Yoshihiro Goka menyampaikan penghargaan yang luar biasa dari Admiral Tomohisa Takei terhadap kesuksesan kegiatan Latma Komodo 2016.

JSMDF menilai bahwa hal tersebut merupakan bentuk refleksi dari kemampuan dan kepemimpinan TNI AL di kawasan. JMSDF juga berharap untuk dapat bekerja sama lebih jauh untuk meningkatkan kapasitas kedua Angkatan Laut. Agenda pertemuan ini dimulai dengan pertukaran pandangan strategis kedua delegasi.

Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto memaparkan pandangan strategis TNI AL terhadap keamanan maritim di kawasan serta kebijakan dan langkah-langkah strategis yang dilakukan.

“TNI AL berpandangan untuk menghadapi berbagai ancaman maritim saat ini, diperlukan bentuk kerja sama konkret seluruh negara di kawasan, salah satunya bidang kerja sama Angkatan Laut,” lanjutnya.

Sementara itu, Delegasi JMSDF pada sesi ini menyampaikan perkembangan situasi strategis di kawasan Asia Timur serta kebijakan dan tindakan yang dilakukan JMSDF pada tataran operasional.

Pembangunan kekuatan JMSDF berikut gelar operasi dan penguatan kerja sama bilateral dengan TNI-AL menjadi bagian dari langkah strategis yang dilakukan.

Pada sesi diskusi tentang kerja sama bilateral, kedua delegasi menyepakati beberapa program yang meliputi latihan, pendidikan dan hidrografi.

JMSDF berkomitmen melanjutkan kerja sama dalam bentuk Ship Rider Program, Short Term Exchange Program dan Asia-Pacific Naval Colege Seminar.

JMSDF juga mengundang perwiranya untuk mengikuti pendidikan Staff College di Jepang setingkat dengan Dikreg Seskoal. Di lain pihak, TNI AL akan terus mengundang dalam kegiatan Latma Komodo dan International Maritime Security Symposium yang akan dilaksanakan di masa mendatang.

Pada bidang bantuan peningkatan kapasitas, JMSDF mengundang TNI AL untuk melaksanakan kunjungan kerja dan studi banding ke fasilitas submarine rescue, submarine charting, submarine medicine, mine-warfare dan EOD.

Sebagai bentuk keramahtamahan TNI AL, pertemuan ini diakhiri dengan acara jamuan makan malam yang diselenggarakan di Restoran Sarkies Hotel Majapahit. Pada kesempatan ini Ketua Delegasi Kedua Angkatan Laut menandatangani minutes of meeting dan melakukan pertukaran cindera mata.

Pertemuan Navy to Navy Staff Talks berikutnya akan dilaksanakan pada awal 2018 di Tokyo Jepang dengan JMSDF sebagai tuan rumah. (wh)