TKI Erwiana Masuk 100 Orang Berpengaruh Dunia Versi Time

 

 

TKI Erwiana Masuk 100 Orang Berpengaruh Dunia Versi Time

Masih ingat Erwiana Sulistyaningsih? TKI asal Ngawi, Jatim yang disiksa majikannya di Hongkong beberapa waktu lalu. Kehebohan akan  kasus ini tak hanya menyita perhatian kedua negara, tapi juga dunia. Buktinya, Majalah Time memasukkan nama Erwiana Sulistyaningsih  sebagai salah satu dari 100 orang yang paling berpengaruh di dunia. Kasus itu membuat Hongkong menjadi sorotan dalam perhatiannya pada tenaga kerja asing.

Erwiana dilaporkan mengalami penderitaan selama berbulan-bulan akibat kekerasan yang diterimanya dari majikannya di Hongkong. Penyelidikan atas kasus penyiksaannya ini juga memicu aksi-aksi protes di kota hutan beton itu.

Majalah Time mengelu-elukan keberanian Erwiana dalam mengungkapkan perlakuan majikannya dan mendesak hukum demi perlindungan yang lebih baik bagi para tenaga kerja di Hongkong.

“Adalah seorang wanita pemberani seperti dirinya yang berani berbicara bagi mereka yang bungkam, hal ini akan membuat perubahan yang kekal,” ucap seorang aktivis berkebangsaan Kamboja, Somaly Mam, yang berbicara tentang Erwiana seperti dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (25/4/2014).

“Erwiana sedang melakukan advokasi untuk hukum yang lebih baik yang akan melindungi mereka yang senasib. Hal ini akan menempatkan mereka yang menderita dan seringkali tidak terlihat publik,” sambungnya.

Wanita berumur 23 tahun itu dimasukkan ke rumah sakit di Sragen, Jawa Tengah dalam kondisi kritis setelah kembali dari Hongkong pada Januari 2014 lalu. Dia dilaporkan mengalami penyiksaan oleh majikannya selama berbulan-bulan saat menjadi pembantu rumah tangga (PRT) di Hongkong.

Sang majikan, Law Wan-tung (44), telah dikenai dakwaan penganiayaan. Persidangan wanita Hong Kong beranak dua tersebut seharusnya kembali digelar pekan lalu, namun sidang ditunda hingga 29 April mendatang.

Menurut jaksa penuntut umum, Law Wan-tung telah berulang kali menyiksa Erwiana dengan benda-benda seperti alat pengepel, penggaris dan gantungan baju.

Selanjutnya, hasil pemeriksaan medis Erwiana nantinya akan digunakan dalam persidangan mantan majikannya. Law ditangkap di bandara Hongkong pada Januari lalu saat akan menaiki pesawat menuju Thailand.

Erwiana sendiri masuk dalam daftar 100 orang paling berpengaruh versi Majalah Time bersama dengan Presiden AS Barack Obama, Presiden Rusia Vladimir Putin, pemimpin gereja Khatolik Paus Francis, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, peretas data intelijen NSA Edward Snowden, Menlu AS John Kerry, dan beberapa nama tenar lainnya. (ram)