Tingkatkan Layanan, PGN Bantu Pemkot 1 Truk Tangki

Tingkatkan Layanan, PGN Bantu Pemkot 1 Truk Tangki
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat menerima bantuan dari Perusahaan Gas Nasional (PGN) Jatim berupa 1 unit truk tangki air untuk menambah armada DKP Surabaya di Taman Surya, Selasa (23/12/2014).

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian taman di seluruh Surabaya, Perusahaan Gas Nasional (PGN) Wilayah Jatim memberikan bantuan 1 unit truk tangki air kepada Pemkot Surabaya.  Truk tangki kemudian digunakan untuk memperkuat armada Dinas Kebersihan Pertamanan (DKP) Surabaya agar digunakan menyiram tanaman.

Selain bantuan truk, PGN juga menyerahkan 720 buku komik tentang legenda nusantara dan pahlawan nasional yang diberikan kepada Taman Baca Masyarakat (TBM) yang tersebar di Surabaya. Termasuk di antaranya memberikan bantuan converter kit dan membangun Taman di wilayah Perak Barat seluas 1.500 meter persegi.

Menurut General Manager PGN Wilayah Jatim, Wahyudi Anas ini dilakukannya untuk mendorong agar Surabaya lebih baik lagi, khususnya dalam penghijauan tanaman.

“Kita juga tahu kan, Ibu Wali Kota sangat peduli dengan adanya penghijauan sesuai dengan komitmen kami,” katanya kepada wartawan, Selasa (23/12/2014).

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta PGN untuk menambah jumlah pemasangan instalasi gas di kawasan kampung lontong Surabaya. Sebelumnya dicatat oleh Risma PGN telah membangun instalasi gas di 100 rumah, namun katanya ini masih sangat kurang.

“Ternyata setelah terpasang dan warga sangat dipermudah, akhirnya banyak warga yang belum terdata meminta untuk dipasang instalasi gas,” cerita Risma.

Menurut Risma, sebenarnya sosialisasi konversi ke Bahan Bakar Gas (BBG) di Surabaya sudah berlangsung lama. Hasilnya, banyak warga Surabaya yang merespon positif. Namun, karena belum adanya fasilitas pengisian BBG di tengah kota akhirnya masyarakat kembali beralih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Kita sangat mendukung program konversi BBM ke BBG. Karena selain ramah lingkungan melalui program tersebut kita juga bisa menghemat anggaran pemerintah,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wahyudi pun mengaku akan memberikan fasilitas BBG di kendaraan dinas milik Pemkot Surabaya sebagai percontohan konversi BBM ke BBG sebanyak 25 kendaraan. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan fasilitas pengisian BBG keliling yang akan dijadwal.

“Kita juga punya truk pengisian BBG keliling yang bisa dimanfaatkan untuk pengisian BBG warga, yang sedang kita diskusikan dengan Wali Kota yakni mengenai lokasinya. Kita juga akan membangun pengisian BBG secara online. Dengan menggunakan BBG bisa menghemat anggaran operasional PGN, per tahunnya bisa mencapai Rp 20 milliar. Jumlah tersebut sangat besar jadi Surabaya akan kita jadikan kota percontohan pertama di Jatim,” imbuhnya. (wh)