Timnas U-19: Impian Ke Piala Dunia pun Melayang

 

Timnas U-19: Impian Ke Piala Dunia pun Melayang

Timnas Indonesia U-19 kalah lagi di penyisihan Grup B Piala Asia U-19, Myanmar 2014. Di laga kedua kontra Australia U-19 Evan Dimas dkk harus menyerah  dengan skor tipis 0-1 di Stadion Thuwanna YTC.

Sempat menguasai pertandingan di babak kedua dengan berbagai umpan emas yang dilesakkan oleh Evan Dimas dkk  hal tersebut tidak membuat gawang Young Socceroos bergetar. Pertandingan terakhir Indonesia akan berlangsung pada Selasa mendatang kontra Uni Emirat Arab. Melayang sudah tiket ke semifinal, sekaligus pintu menuju Piala Dunia U-20 di Slandia Baru tahun depan.

Mengawali laga Indonesia coba menguasai pertandingan, Paulo coba berikan umpan kepada Fatchurohman, sayang masih belum membuahkan hasil.

Menit ke lima solo run Muchlis Hadi di sisi kiri lapangan yang coba lakukan tembakan langsung masih dengan mudah ditangkan oleh kiper Jordan. Selang semenit kemudian, umpan jauh yang diberikan Hargianto tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Dinan Javier.

Coba amankan bola, Sahrul Kurniawan malah harus terkena kartu kuning usai menjegal pemain Australia. Kartu Kuning pertama di laga ini. Striker Young Soccerross, Jaushua Sotirio di menit 15 coba berikan kejutan ke gawang Ravi Murdianto, beruntung tendangannya masih menyamping.

Kembali skuad asuhan Paul Okon coba mematahkan pertahanan Garuda Jaya dengan sepak pojok. Kali ini Fathurochman yang berdiri di sisi gawang dapat menghalau bola. Coba lakukan serangan balik, kerja sama antara Paulo kepada Ilham Udin masih bisa ditahan oleh Gligor.

Beberapa menit berselang, kiper nomor satu Garuda Jaya, Ravi melakukan penyelamatan gemilang saat Jaushua Sotirio yang menembus pertahanan Indonesia. Berbagai serangan yang dilakukan Young Socceroos masih dapat diselamatkan Ravi.

Ilham Udin coba berikan peluang bagi Indonesia sayang pergerakannya di sisi kanan lapangan yang bisa mengecoh dua pemain Australia masih terlalu lemah.

Jelang akhir pertandingan tembakan spekulasi Paulo Sitanggang belum menggetarkan gawang Thurtell. Hingga turun minum skor masih 0-0 untuk kedua tim.

Memasuki babak kedua Australia mulai menekan Indonesia. Skuad asuhan Paul Okon langsung mendapatkan peluang dari tendangan bebas, beruntung tendangan pemain Young Socceroos masih melambung.

Peluang emas sempat diciptakan Evan Dimas, sayang umpan yang dilesakkan ke depan kotak penalti masih belum bisa ditangkap oleh Ilham Udin. Selanjutnya, berbagai peluang emas didapat Garuda Jaya, sayang belum bisa mengubah papan skor.

Evan Dimas! Sepakan kerasnya tepat di depan kotak penalti masih bisa dihalau kiper Thurtell.

Permainan Australia mulai berkembang di pertengahan babak kedua, mereka kembali menekan dan mengancam pertahanan Indonesia. Sayang tembakan Da Silva masih bisa dihalau. Tak selang lama, Sotirio yang tanpa pengawalan berhasil menjebol gawang Evan Dimas di menit 66.

Peluang untuk Indonesia, tendangan yang dilakukan Paulo Sitanggang dari tengah lapangan mengarah ke Septian David masih belum bisa dimanfaatkan dan tetap buntu.

Seperti kebingungan hingga perpanjangan waktu empat menit di babak kedua Garuda Jaya tidak bisa memberikan apa-apa. 1-0 untuk keunggulan Australia hingga peluit akhir dibunyikan. Dengan dua kali kekalahan ini sudah memupuskan mimpi Garuda Jaya berlaga di Piala Dunia U-20 tahun depan. (oke/wh)

Susunan Pemain

Indonesia U-19: Ravi Murdianto; Putu Gede, Shahrul, Hansamu Yama, Fatchu Rochman; Hargianto, Evan Dimas, Paulo; Dinan Javier, Muchlis, Ilham Udin

Pelatih: Indra Sjafri

Australia U-19: Jordan Thurtell; Shayne D’Cunha, Cameron Burgess, Scott Galloway, Paul Woodcock; Christoper Gligor, Daniel Peter, Brown Jordan, Jaushua Sotirio; Shannon Brady, Brandon Borrello.

Pelatih: Paul Okon (fmh)