Tim Sembilan: Batalkan Pelantikan Budi Gunawan

SYAFII MAARIF

Tim Sembilan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak melantik calon Kapolri Budi Gunawan. Pasalnya, pelantikan Budi dinilai tidak akan membuat situasi lebih baik. “Ya kalau kita harapan kita itu (Budi Gunawan mundur),” demikian kata Ketua Tim Sembilan Ahmad Syafii Maarif di kompleks Kepresidenan, Jakarta.
Rekomendasi tersebut, kata dia, sudah disampaikan kepada presiden dan Jokowi akan mempertimbangkannya. Syafii Maarif juga berharap agar Presiden Jokowi bisa mengumumkan keputusannya paling lambat dalam bulan ini sehingga masalah tidak makin sengkarut. “Yang paling bagus ya dia (Budi Gunawan) mundur. Tapi itu apa mungkin ya,” katanya lagi.
Syafii Maarif mengatakan tekanan kepada presiden memang tak ringan khususnya dari partai-partai politik. Namun, menurutnya, Jokowi akan bisa mengomunikasikan hal tersebut dengan baik. Syafii Maarif kembali mengingatkan bahwa presiden tersebut dipilih rakyat meskipun pengusungnya adalah partai. “Kalau menurut saya itu (Budi Gunawan dilantik) berat sekali. Lantik lalu diminta berhenti, kalau dia (Budi) enggak mau berhenti? Bagaimana itu,” katanya.
Tim Sembilan ini dibentuk oleh Presiden Jokowi untuk mendinginkan suasana panas yang terjadi saat ini. Khususnya pertikaian antara Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Salah satu menegangnya hubungan kedua lembaga hukum tersebut adalah sikap ngotot dari Presiden Jokowi yang mengusulkan Budi Gunawan sebagai calon Kapolri. (bst)